Pebriansyah Ariefana
Rabu, 05 Mei 2021 | 15:54 WIB
Konferensi pers kasus sate sianida yang dikirim wanita misterius di Polres Bantul, Senin (3/5/2021). - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

2. Foto Nanti Berdaster Viral

Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Foto Nani yang mengenakan daster di sel tahanan mendadak viral di media sosial. Ngadi yang mengaku tahu foto tersebut sangat menyayangkannya. "Kami juga dapat foto itu, kenapa bisa seperti itu," kata Ngadi.

Nani sebelumnya diitipkan di Mapolsek Bantul. Kapolsek Bantul, Kompol B Ayom, mengakui foto Nani tersebut memang diambil oleh anggotanya. Hal itu untuk menunjukkan kepada keluarga Nani agar mengirimi pakaian yang layak selama di tahanan.

"Itu kan sebenarnya anggota itu memfoto hari Sabtu [1/5/2021], kemudian fotonya kan pakaiannya seperti dikasih tahu anggota jangan pakaian seperti itu. Terus tanya siapa keluarga yang bisa dihubungi biar diganti pakaiannya," katanya saat ditemui di Polres Bantul.

Selanjutnya, istri anggota itu menjadikan foto Nani Apriliani sebagai status di aplikasi WhatsApp. Karena menjadi status WhatsApp lalu banyak rekan istrinya yang mendownload gambar tersebut.

"Kemudian iseng-iseng sama istrinya untuk status (WA), dan yang melihat grup-grup nya itu. Jadi tidak ada tujuan lain sebetulnya, karena di status itu tadi," ujarnya.

Terkait langkah yang diambil untuk anggota yang kedapatan melakukan hal tersebut, Ayom mengaku telah memanggilnya dan memberikan teguran. Semua itu agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

"Oiya kita laksanakan mintain informasi dan kita kasih teguran karena itu tidak boleh. Tapi kan itu tidak sengaja karena itu untuk pribadi dan istrinya ingin tahu, dikirim terus dijadikan status dan didownload teman-temannya," ucapnya.

3. Polisi Cari Keluarga Nani

Baca Juga: Racun Sianida: Gejala, Efek, Bau, dan Cara Pertolongan Pertama

Kepolisian menggelar konferensi pers di Mapolres Bantul, Senin (3/5/2021), terkait sate beracun sianida yang dikirim NA. - (SuaraJogja.id/Muhammad Ilham Baktora)

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi mengaku belum ada keluarga Nani yang datang menjenguk. Namun polisi telah menghubungi keluarga Nani untuk segera menjenguk.

"Baru kita hubungi keluarganya untuk segera ke sini. Karena ada beberapa hal yang belum dikomunikasikan dan itu kaitannya dengan NA (Nani Aprilliani) ini," ujarnya.

4. Misteri R

Polisi menunjukkan NA (25) warga Majalengka terduga pelaku pengiriman sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) saat rilis kasus di Polres Bantul, D.I Yogyakarta, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Ngadi melanjutkan, saat ini anggotanya tengah bergerak untuk memburu R. Semua itu untuk mengungkap siapa sebenarnya R yang disebut Nani sebagai teman lelaki yang menganjurkan mengirim sate lontong yang telah dicampuri racun sianida.

"Hari ini anggota kami sedang bergerak untuk memastikan R itu siapa," ucapnya.

Terkait siapa R, Ngadi mengaku masih mendalaminya karena minim informasi terkait R. Sedangkan dari keterangan, Nani Aprilliani mengaku kepada polisi jika R adalah pelanggan salon di tempatnya bekerja.

Load More