SuaraBali.id - Viral warga Bali diusir dari pantai Puri Santrian Sanur Bali dengan alasan pantai itu privat milik Hotel Puri Santrian. Warga Bali yang curhat itu adalah Mirah Sugandhi.
Mirah Sugandhi curhat di akun Instagramnya @MirahSugandhi 7 jam lalu. Dia menceritakan lewat video jika diusir dari pantai di kawasan Puri Santrian Sanur.
Mirah Sugandhi mengaku shock dengan pengusiran yang dilakukan satpam Hotel Puri Santrian.
"Apakah pantai di Bali sudah dijual," begitu tulis Mirah Sugandhi.
Dalam pernyataannya di video Mirah Sugandhi cerita diusir satpam Puri Santrian Sanur.
Berikut curhat lengkapnya:
Hari ini aku habis diusir sama satpam di puri santrian sanur. Katanya aku nggak boleh duduk pinggir pantai ini karena itu milik pribadi, milik hotel.
Lalu aku ditanya, tamu hotel apa bukan? Ya jelas aku bukan. Aku cuma melancong saja ke pantai ini.
Pantai ini milik publik, umum. Terus dia usir aku, disuruh pergi dari situ.
Ya ampun tuhan ini pantai luas banget, satpamnya brengsek banget ya ampun.
Baca Juga: Warga Sanur Disuntik Vaksin COVID-19 AstraZeneca Sampai Jumat Besok
Aku baru tahu hotel itu baru punya pantai, ya ampun. Plus deh
Aku masih shock banget. Ngapain aku diusir yah? Ini punya siapa pantainya? Serius aku tanya.
Lalu keluhan Mirah Sugandhi pun ramai diperbincangkan. akun @denpasar.viral mengunggah sebuah capture infotmasi Puti Santrian. Salam unggahan itu disebutkan jika Puri Santrian punya privat beach atau pantai pribadi.
"Kelanjutan kasus @mirahsugandhi yang diusir oknum security @purisantrian. Apakah benar Puri Santrian punya Private Beach? Admin cek di salah satu e Commerce, terlihat fasilitas yang diberikan oleh Puri Santrian, salah satunya adalah Private Beach," tulis @denpasar.viral.
Netizen pun berkomentar atas unggahan @denpasar.viral. Salah satunya meyakinkan jika pantai di seluruh Indonesia bukan milik perseorangan.
"Menurut Undang Undang seluruh kawasan bibir pantai adalah milik negara bukan milik perseorangan atau tempat usaha, jadi dapat dengan bebas dinikmati masyarakat/ publik kususnya, dan bukannya sudah di atur oleh Perpres Nomor 51 tahun 2016 Tentang Batas Sempadan Pantai, jadi masyarakat harus nemiliki akses ke pantai. so kenapa masih ada yang mencantumkan jika pantai itu privat beach?.. Nampaknya belum ada kepastian dari pemprov untuk pengaturan batas sepadan oantai yang malah bikin pemilik hotel atau villa membuat seolah olah jika oantai persebut adalah milik pribadi," tulis @iputu_yudistiramf.
Berita Terkait
-
Susuri Rute Eksotis Sanur, Ribuan Pelari dari 13 Negara Bersaing di CK Run 2026
-
Pesta Layang-layang Dunia Warnai Pantai Sanur Bali
-
Pesta Sinema Dunia Dimulai! Balinale 2026 Hadirkan 94 Film dari 38 Negara di Sanur
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia
-
Momen Mayor Windra Sanur Pamit ke Jokowi Usai 8 Tahun Mengawal: Kini Emban Tugas Baru di Tangerang
Terpopuler
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
- Indonesia Impor Nikel dari Filipina Gara-gara RKAB
Pilihan
-
Babak I Indonesia vs Bangladesh: Garuda Pesta Gol, Mitchell Baker Quattrick
-
Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?
-
Buntut Temuan di Lapas Cibinong, Dirjenpas Mashudi Mundur dari Jabatan
-
Reshuffle Kabinet: 'Orang Jokowi' Tersingkir, Sugiono Disebut Rangkap Jadi Menko PMK
-
Diberhentikan dari Kapolri, Listyo Sigit Prabowo Disebut Bakal Jadi Kepala KSP
Terkini
-
Bukan Isu, 15 'Tuan Guru' di NTB Terseret Kasus Kekerasan Seksual Santri
-
PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?
-
Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles Hanya Untuk Nasabah BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas
-
Jalur Pendakian Torean dan Senaru Gunung Rinjani Tutup
-
DPRD NTB Minta Seluruh Pimpinan dan Pengajar Ponpes Tes Kejiwaan