SuaraBali.id - Dokter bunuh diri diduga minum Baygon di Pantai Seseh Badung, Bali. Dokter itu bernama IGN Ngurah Budiana Indrawan.
Jasad dokter IGN Ngurah Budiana Indrawan ditemukan di pantai yang berada di Desa Cemagi Mengwi Badung, Jumat (12/3/2021) malam.
IGN Ngurah Budiana Indrawan merupakan dokter spesialis penyakit dalam.
IGN Ngurah Budiana Indrawan, dokter bekerja di Badan Rumah Sakit Umum atau BRSU Tabanan. IGN Ngurah Budiana Indrawan ditemukan dalam kondisi mulut berbusa.
Jasad dr IGN Ngurah Budiana Indrawan kali pertama ditemukan dua pemancing sekitar pukul 20.00 WITA, yakni Kadek Eka Pradnyana (23) dan Wayan Sucipta (35). Keduanya warga Banjar Pasekan, Desa Buduk, Kecamatan Mengwi Badung.
Mereka menemukan sebuah tas warna hijau yang di dalamnya berisi sebotol baygon, celana panjang warna cokelat, satu buah jam tangan merek Alexandre Christie, sebuah HP Oppo A31.
Kemudian, empat pepel obat, satu buah kacamata, satu buah pulpen, dan dua botol air mineral.
Dalam kasus ini, Polisi belum bisa menyimpulkan penyebab pasti kematian korban. Apalagi dari hasil pemeriksaan visum luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
Selain itu berdasarkan hasil olah TKP, korban diperkirakan datang ke lokasi dengan menggunakan jasa transportasi online.
Baca Juga: Meghan Markle Dilarang Cari Bantuan Profesional untuk Kesehatan Mentalnya
Menurut Kanit Reskrim Polsek Mengwi, Iptu Ketut Wiwin Wirahadi dikonfirmasi, Senin (15/3/2021), korban awalnya ditemukan di air, tepatnya di sebelah barat Pura Batu Nunggul, Pantai Seseh.
Ia membenarkan bahwa pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Ya tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kami masih menyelidiki dan berkoordinasi dengan pihak RSUP Sanglah Denpasar," ungkap Iptu Wiwin.
Berita Terkait
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Kalau Dunia Terasa Jahat, Tolong Jangan Balas ke Orang yang Gak Salah
-
11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot
-
Jembatan Cangar Ada di Mana? Sederet Tragedi di Balik Keindahan Wisata Pegunungan
-
Laki-Laki dan Beban Maskulinitas: Mengapa Angka Bunuh Diri Laki-Laki Begitu Tinggi?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Populasi Lansia di Bali Melonjak, Penduduk Usia Produktif Berkurang
-
50 Bikkhu Akan Berjalan dari Bali ke Borobudur Sambut Waisak
-
Gerebek Penginapan di Kuta, 26 WNA Diduga Terlibat Jaringan Penipuan Online dan Penyekapan
-
108 Desa di Bali Kini Dikepung Ribuan BTS, Wilayah Blank Spot Semakin Minim
-
Tawarkan Jasa Prostitusi Online Ilegal di Bali, Tiga WNA Diamankan Imigrasi