SuaraBali.id - Warga Desa Sisik, Kecamatan Peringgerata, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), NTB dibuat geger dengan ditemukan seorang pemuda meninggal dunia gantung diri, Sabtu (12/12).
Diketahui, korban bernama Muhammad Robi Arsadani (20), gantung diri menggunakan tali nilon di sebuah proyek bangunan rumah lantai dua milik pamannya sendiri sekitar pukul 11.00 WITA.
“Iya ada seorang pemuda yang meninggal dunia gantung diri. Almarhum akan dimakamkan besok pagi (ahad, Red),” ujar Kapolsek Peringgerata, IPTU Derpin Hutabara dilansir laman BeritaBali, Minggu (13/12/2020).
Peristiwa itu berawal saat korban ditemukan gantung diri oleh warga setempat yang sedang mencari sayur di kebun dekat Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Secara tidak sengaja, saksi bernama Sahdi Amin menoleh ke proyek bangunan lantai dua tersebut. Ia pun melihat korban telah tergantung di salah satu tiang bangunan.
“Korban terlihat telah tergantung menggunakan tali nilon di salah satu tiang bangunan lantai dua proyek rumah itu,” jelas Kapolsek.
Atas kejadian itu, saksi berteriak meminta tolong. Sehingga warga setempat berhamburan keluar dan menurunkan korban. Selanjutnya jasad korban dibawa ke rumah duka yang tidak jauh dari TKP.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Sehingga dibawa langsung ke rumah duka. Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” katanya.
Proyek bangunan rumah tempat korban gantung diri itu merupakan milik pamannya. Kedua orang tuanya dan korban juga bersama-sama mengerjakan proyek bangunan tersebut.
Baca Juga: Asyik Sikat Barang Curian, Tak Sadar Aksinya Tertangkap CCTV
“Korban agak tertutup menurut informasi dari keluarga,” katanya
Saat ini, Polisi masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Polisi juga belum bisa memastikan penyebab dan alasan korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Berita Terkait
-
Suami Syok, Pulang ke Rumah Istri Gantung Diri di Pohon Kamboja
-
Depresi Merasa Tak Mampu Nafkahi Keluarga, Pria Mojokerto Gantung Diri
-
Diduga Jenuh di Penampungan, Imigran Pakistan Gantung Diri di Gudang
-
Pengungsi Asal Afghanistan Tewas Gantung Diri dalam Kamar Kosannya di Bogor
-
Diduga Hirup Gas Beracun, 4 Warga Tewas di Dalam Sumur Tua
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Samsung Galaxy S26 Series di Indonesia, Varian Mana Paling Worth It?
-
Koster Ingin Presiden Prabowo Buka PKB 2026, Sekaligus Bahas Bali Jadi Pusat Keuangan Dunia
-
Buron Korupsi Proyek Jalan Gunung Tunak Terdeteksi di Mataram, Kejari: Jangan Coba-coba Melindungi
-
Warning! Pemkot Mataram Larang Dapur Makan Bergizi Pakai Gas Subsidi
-
Kejari Mataram Mulai Bidik Pengurus PMI Terkait Penyelidikan Dana 2025