"Sebelum tersangka datang, istri pemilik kafe minta tolong ke saksi Cak Mat untuk membawa korban keluar dari Kafe Jelita," ungkap Citra.
Mantan Kasatlantas Polres Buleleng itu mengatakan, setelah menerima laporan adanya pengancaman pisau, pihaknya datang ke lokasi.
"Anggota Opsnal berencana membawa orang-orang yang bertikai ke Polsek termasuk waitress dan korban untuk membuat laporan," katanya.
Petugas kemudian mengamankan Monjong. Saat hendak dibawa pria tersebut berpapasan dengan penjaga kafe, Paris Pratama Putradan keduanya malah beradu dada sehingga kembali terjadi keributan dan adu mulut.
Melihat akan terjadi perkelahian, petugas dan warga berusaha melerai. Namun secara tiba-tiba Monjong mengeluarkan pisau lipat langsung menghampiri Paris lalu menusuk perutnya.
Akibatnya korban Paris pun jatuh tersungkur bersimbah darah.
"Anggota bersama warga berusaha menenangkan korban dan merebut pisau yang dipegang oleh korban," ujarnya.
Tapi yang terjadi sebaliknya, ketika polisi mengamankan Monjong dan melerai perkelahian, tersangka Imam tiba-tiba datang membawa celurit dan langsung menebas kepala korban satu kali hingga terkapar.
Akibat kejadian itu Mojong dilarikan ke RSUD Bali Mandara Sanur. Namun karena lukanya cukup parah, dia dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar. Nahas setelah mendapat perawatan, nyawa Monjong tidak bisa diselamatkan.
Baca Juga: Melawan Covid-19, Semua Bisa Jadi Pahlawan
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang