SuaraBali.id - EAP (53), seorang warga negara Perancis dilaporkan ke Direktorat Reskrimum Kepolisian Daerah (Polda) Bali atas kasus pencabulan anak di bawah umur.
EAP dilaporkan karena mencabuli anak temannya sendiri yang berusia 10 tahun. Aksi pencabulan tersebut dilakukan di kamar mandi ganti Bali Wake Park di Jalan Pelabuhan Benoa, Denpasar.
Pelaku merupakan seorang pengusaha yang tinggal di Bali dan sudah berkeluarga.
Dikutip dari Beritabali.com (jaringan Suara.com) aksi pedofil tersebut dipergoki oleh orang tua korban.
Berdasarkan keterangan sumber, korban adalah anak seorang ekspatriat. Sang ayah berasal dari Perancis dan ibunya orang Indonesia.
"Kasus pedofil ini dibongkar oleh orang tua korban. Orang tuanya curiga melihat tingkah laku anak laki-lakinya yang berusia 10 tahun. Pelaku EAP adalah teman orang tuanya tersebut," ujarnya
Kejadian bermula saat korban bermain di Bali Wake Park pada awal Oktober 2020. Kala itu, orang tua korban,
EAP dan seorang temannya datang ke lokasi.
"Ayah korban datang ke lokasi bersama tersangka EAP. Jadi, EAP ini teman dari ayah korban,” kata sumber.
Baca Juga: Pakai Swimsuit Seksi di Bali, Millen Cyrus Malah Bikin Warganet Ngilu
Kecurigaan berawal saat sang ayah melihat anaknya menuju ke kamar ganti usai bermain. Tak lama, tersangka EAP mengikutinya dari belakang dan masuk ke kamar mandi ganti.
"Ayahnya curiga dan mengikuti hingga ke kamar mandi ganti. Disana, ayahnya kaget melihat anaknya jadi korban paedofil temannya sendiri," terang sumber lagi.
Tidak terima anaknya jadi korban pelampiasan seksual pelaku, kasus ini dilaporkan ke Dit Reskrimum Polda Bali. Penyidik juga sempat memeriksa korban ke psikiater anak.
Selain itu, polisi sudah menemukan bukti yang cukup untuk menjerat EAP sebagai tersangka, satu diantaranya rekaman CCTV di waterpark.
Atas laporan tersebut, polisi menangkap tersangka EAP di tempat tinggalnya di Kerobokan Selasa (6/10/2020).
“Pelaku sudah ditangkap dan masih didalami keterangannya," kata sumber.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA
-
Diskon Pemeriksaan Laboratorium Hingga MCU Prodia, Ini Manfaat dari BRI untuk Nasabah Prioritas
-
Kementerian Transmigrasi dan Komisi V DPR RI Serahkan 109 SHM Warga Transmigrasi Lombok Timur
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Optimistis terhadap Prospek Jangka Panjang
-
3.764 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dan Fisik di NTB dalam Enam Tahun