- Boat snorkeling Naomi meledak dan terbakar di Perairan Gamat Bay, Bali, pada hari Kamis, 29 Oktober 2026.
- Empat wisatawan asing dan kru berhasil menyelamatkan diri dengan melompat ke laut, sementara kapten mengalami luka bakar.
- Polisi masih menyelidiki penyebab pasti ledakan yang diduga berasal dari komponen aki setelah kapal selesai diservis.
SuaraBali.id - Sebuah boat snorkeling yang membawa empat wisatawan asing meledak dan terbakar di Perairan Gamat Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, Kamis (29/10/2026).
Seluruh wisatawan berhasil menyelamatkan diri, sementara kapten boat mengalami luka bakar pada bagian kaki.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa, membenarkan peristiwa tersebut.
Polisi masih mengumpulkan keterangan untuk memastikan penyebab ledakan dan kebakaran.
Baca Juga:Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
"Polsek Nusa Penida berkoordinasi dan berupaya untuk memastikan penyebab pasti, terjadinya ledakan atau kebakaran serta mengumpulkan bahan keterangan tambahan di lapangan," kata Alit, Jumat (30/10/2026).
Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.40 WITA ketika boat hendak bertolak dari kawasan Gamat Bay. Ledakan keras dilaporkan muncul dari bagian ujung boat dan diduga berasal dari komponen aki.
Empat Turis Asing Melompat ke Laut
Berdasarkan keterangan pemandu wisata boat, Made Wirya, perjalanan dimulai sekitar pukul 12.30 WITA.
Boat snorkeling bernama Naomi itu membawa empat wisatawan warga negara asing (WNA) untuk mengikuti tur privat ke sejumlah lokasi, yakni Manta Bay, Crystal Bay, dan Gamat Bay.
Baca Juga:Kakak Adik Asal Bangli Jadi Korban KMP Virgo Transport 8
Sebelum berangkat, pemeriksaan terhadap aspek keselamatan dan kondisi teknis boat disebut telah dilakukan dan dinyatakan aman.
Namun, ketika hendak meninggalkan perairan Gamat Bay, ledakan tiba-tiba terjadi di bagian ujung kapal.
"Melihat timbulnya kobaran api akibat ledakan tersebut, secara spontan guide bersama empat orang tamu WNA langsung melompat ke laut untuk menyelamatkan diri," jelas Alit.
Sekitar pukul 14.50 WITA, sebuah boat yang melintas di sekitar lokasi memberikan pertolongan dan mengevakuasi seluruh penumpang serta kru.
Polisi memastikan seluruh empat wisatawan asing dan kru boat berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Kapten Boat Dirawat, Polisi Selidiki Penyebab
Meski seluruh penumpang selamat, kapten boat mengalami luka bakar pada bagian kaki.
Korban saat ini mendapatkan penanganan medis secara intensif di unit gawat darurat (UGD) RSUD Gema Santhi, Nusa Penida.
Polisi juga memperoleh informasi bahwa boat snorkeling Naomi tersebut sempat menjalani perbaikan dan perawatan rutin atau servis sebelum kejadian.
Meski dugaan awal mengarah pada komponen aki, penyebab pasti ledakan dan kebakaran masih dalam penyelidikan.
Pemilik boat berencana mendatangi Mapolsek Nusa Penida untuk membuat laporan resmi setelah mendampingi dan menjenguk kapten boat di rumah sakit.
Polisi masih mengumpulkan keterangan tambahan di lapangan untuk mengungkap penyebab insiden yang terjadi di salah satu kawasan wisata snorkeling Nusa Penida tersebut.
Kontributor : M Dafi