Banjir Bandang Menerjang Lereng Tambora, 23 Rumah Terendam

Hujan lebat telah menimbulkan luapan sungai dan merendam pemukiman di lereng Gunung Tambora, Kabupaten Bima

Muhammad Yunus
Senin, 09 Februari 2026 | 15:47 WIB
Banjir Bandang Menerjang Lereng Tambora, 23 Rumah Terendam
Sebuah truk melintasi jalan yang tergenang banjir akibat luapan sungai di Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (8/2/2026) [Suara.com/ANTARA/HO-BPBD NTB]
Baca 10 detik
  • Hujan lebat menyebabkan banjir di Desa Oi Panihi, Bima pada Minggu (8/2/2026) merendam 23 rumah.
  • BPBD NTB melaporkan sebanyak 69 jiwa terdampak, kini mereka sangat membutuhkan bantuan logistik darurat.
  • Tim gabungan telah melakukan penanganan darurat dan BPBD mengimbau kewaspadaan hingga puncak musim penghujan.

SuaraBali.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melaporkan hujan lebat.

Telah menimbulkan luapan sungai dan merendam pemukiman di lereng Gunung Tambora, Kabupaten Bima.

"Sebanyak 23 rumah yang terdiri dari 23 kepala keluarga atau 69 jiwa terdampak banjir," kata Kepala BPBD NTB Sadimin dalam laporan di Mataram, Senin (9/2).

Banjir terjadi sekitar pukul 14.35 WITA pada Minggu (8/2/2026). Bencana itu diakibatkan kiriman air dari wilayah pegunungan, sehingga debit air sungai meningkat drastis dan meluap ke permukiman warga.

Baca Juga:18 Rumah Warga Kampung Bugis Roboh Dihantam Gelombang

Sadimin mengatakan, lokasi banjir terletak di Desa Oi Panihi, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima. Desa Oi Panihi berada di sebelah barat laut Gunung Tambora.

"Kerugian material lainnya seperti kerusakan infrastruktur umum maupun lahan pertanian milik warga, saat ini masih dalam proses pendataan," ujarnya.

Lebih lanjut Sadimin menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak yang diperlukan oleh warga terdampak saat ini adalah bantuan logistik.

BPBD NTB telah melakukan koordinasi intensif dengan BPBD Kabupaten Bima dan pemangku kepentingan lainnya terkait penanganan bencana banjir tersebut.

Tim gabungan yang terdiri dari personil BPBD Kabupaten Bima, TNI/POLRI, aparatur kecamatan dan desa, Tagana, serta masyarakat setempat telah turun ke lokasi untuk melakukan kaji cepat dan penanganan darurat.

Baca Juga:105 SPPG di Aceh Jadi Dapur Umum Bantu Korban Banjir

Menurut Sadimin, upaya pelaporan serta diseminasi informasi terus dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan efektif.

BPBD NTB mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lantaran wilayah Nusa Tenggara Barat saat ini masih dalam periode puncak musim penghujan yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologis, seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

"Warga diharapkan memperhatikan kebersihan lingkungan dan memantau debit aliran air di wilayah masing-masing sebagai langkah antisipasi dini," pungkas Sadimin.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan masih tinggi di Nusa Tenggara Barat pada awal Februari 2026 dengan peluang hujan lebat di sebagian besar wilayah Lombok, Sumbawa, hingga Bima.

BMKG juga memprakirakan peluang hujan dengan intensitas tinggi terjadi selama periode 1-10 Februari 2026 atau dasarian I Februari, yakni di atas 100 milimeter per dasarian sebanyak 50 hingga 70 persen.

Daerah yang berpotensi mengalami hujan kategori menengah hingga lebat meliputi sebagian besar Kabupaten Lombok Utara, sebagian Kabupaten Lombok Timur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini