Kunci Jawaban Sejarah Kelas XII Halaman 179 "Asesmen"

Pelajaran Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII Kurikulum Merdeka Bab 4 bertemakan Indonesia Masa Reformasi

Muhammad Yunus
Kamis, 05 Februari 2026 | 14:00 WIB
Kunci Jawaban Sejarah Kelas XII Halaman 179 "Asesmen"
Pelajaran Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII Kurikulum Merdeka Bab 4 bertemakan “Indonesia Masa Reformasi” [Suara.com/buku.kemendikdasmen.go.id]
Baca 10 detik
  • Periode Reformasi dimulai sejak 1998, ditandai perubahan sistem politik dan ditunjukkan oleh tunduknya Soeharto pada kesepakatan IMF.
  • Amandemen Keempat UUD 1945 tahun 2002 mengamanatkan alokasi 20% APBN untuk anggaran pendidikan nasional.
  • Proyek Palapa Ring dimulai kembali di era Jokowi dengan skema pembiayaan patungan pemerintah-swasta, selesai tahun 2019.

SuaraBali.id - Dalam mata Pelajaran Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII Kurikulum Merdeka Bab 4 bertemakan “Indonesia Masa Reformasi”.

Melansir dari buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas XII (2022) karya Martina Safitry, Indah Wahyu Puji Utami, dan Aan Ratmanto, dalam Bab tersebut siswa diharapkan mampu menganalisis dan mengevaluasi secara kritis dinamika kehidupan bangsa Indonesia pada masa Reformasi, merefleksikannya untuk kehidupan masa kini serta masa depan.

Di halaman 179 terdapat soal Asesmen berupa Pilihan ganda dan Esai. Berikut kunci jawaban Sejarah Kelas XII Halaman 179.

Kunci Jawaban Sejarah Kelas XII Halaman 179

Baca Juga:Kunci Jawaban Ekonomi Kelas XI Halaman 73: Keadaan Ketenagakerjaan Indonesia

ASESMEN

Pilihan Ganda

1. Periode Reformasi di Indonesia dimulai sejak tahun 1998.

SEBAB

Reformasi merupakan suatu bentuk perubahan dalam sistem politik (demokrasi) yang terjadi baik secara cepat maupun berangsur-angsur melalui mekanisme lembaga pemerintahan yang ada.

Baca Juga:Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas VI: Uji Kompetensi Halaman 30

Pilihlah

a. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.

b. Jika pernyataan benar dan alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.

c. Jika pernyataan benar dan alasan salah.

d. Jika penyataan salah dan alasan benar.

e. Jika pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Jawaban: B. Jika pernyataan benar dan alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.

2. Pada masa reformasi terjadi beberapa kali amandemen UUD 1945. Amandemen mengamanatkan pemerintah untuk menyediakan 20% dari APBN untuk anggaran pendidikan adalah…

a. Amandemen Pertama tahun 1999

b. Amandemen Kedua tahun 2000

c. Amandemen Ketiga tahun 2001

d. Amandemen Keempat tahun 2002

e. Amandemen Kelima tahun 2003

Jawaban: D. Amandemen Keempat tahun 2002

3. Salah satu agenda reformasi yang penting adalah pemberian otonomi daerah. Pemerintah daerah diberi kekuasaan dan keleluasaan untuk mengatur wilayahnya sendiri. Meskipun demikian, ada beberapa kewenangan yang tidak diserahkan kepada pemerintah daerah, misalnya….

(1) Politik luar negeri

(2) Pertahanan dan keamanan

(3) Moneter dan fiscal nasional

(4) Agama

Pilihlah

a. Jika (1), (2), dan (3) yang benar

b. Jika (1) dan (3) yang benar

c. Jika (2) dan (4) yang benar

d. Jika hanya (4) saja yang benar

e. Jika semua jawaban benar

Jawaban: E. Jika semua jawaban benar

4. Reformasi membuka kebebasan pers yang sebelumnya dibelenggu pada masa Orde Baru.

SEBAB

Kebebasan pers mulai dirasakan pada masa pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid.

Pilihlah

a. Jika pernyataan benar, alasan benar, dan keduanya menunjukkan hubungan sebab akibat.

b. Jika pernyataan benar dan alasan benar, tetapi keduanya tidak menunjukkan hubungan sebab akibat.

c. Jika pernyataan benar dan alasan salah.

d. Jika penyataan salah dan alasan benar.

e. Jika pernyataan dan alasan, keduanya salah.

Jawaban: C. Jika pernyataan benar dan alasan salah.

5. Bencana tsunami di Aceh pada tahun 2004 memiliki dampak yang sangat parah. Untuk memudahkan penyaluran bantuan dari luar negeri, pemerintah memberlakukan Open Sky Policy sehingga…

(1) Wilayah laut dan udara di Aceh dan sekitarnya dibuka untuk menerima bantuan luar negeri.

(2) Pemerintah membuka penerbangan darurat khusus untuk penyaluran bantuan dari luar negeri saja.

(3) Kapal dan pesawat dapat masuk tanpa visa ke Aceh namun tetap dalam kontrol pemerintah.

(4) Semua lembaga donor asing bebas keluar masuk seluruh wilayah Indonesia tanpa koordinasi dengan pemerintah.

Pilihlah

a. Jika (1), (2), dan (3) yang benar

b. Jika (1) dan (3) yang benar

c. Jika (2) dan (4) yang benar

d. Jika hanya (4) saja yang benar

e. Jika semua jawaban benar

Jawaban: B. Jika (1) dan (3) yang benar

Soal Esai

1. Perhatikan foto Presiden Soeharto dan Direktur Pelaksana IMF berikut!

(Siswa disajikan Gambar Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Michel Comdessus menyaksikan Presiden Soeharto menandatangani nota kesepakatan bantuan di Jalan Cendana, 15 Januari 1998.)

Berdasarkan sumber sejarah tersebut, apa yang dapat kalian simpulkan tentang keterlibatan IMF dalam peristiwa Reformasi 1998 di Indonesia?

Jawaban:

Pada gambar tersebut tampak Direktur Pelaksana IMF sedang berdiri dan menyilangkan tangannya di dada, sementara Presiden Soeharto menunduk dan menandatangani nota kesepakatan bantuan. Hal ini menunjukkan arogansi IMF dan juga simbol tunduknya Soeharto terhadap Lembaga keuangan internasional di tengah krisis keuangan yang melanda Indonesia. Peristiwa ini menjadi penanda awal goyahnya kekuasaan Orde Baru dan mulai terbukanya jalan menuju Reformasi 1998.

2. Perhatikan diagram pada gambar 5.4!

Berdasarkan diagram tersebut, apa yang dapat kalian simpulkan tentang anggaran pendidikan 20% pada tahun 2019?

(Siswa disajikan Gambar Diagram Infografik Postur Anggaran Pendidikan APBN TA 2019)

Jawaban:

Tidak semua anggaran Pendidikan masuk ke Kemdikbud. Ada juga yang disalurkan ke pemerintah daerah dan Kementerian atau Lembaga lain yang juga menangani Pendidikan, seperti Kementerian Agama yang menangani Pendidikan agama dan Kemristekdikti yang menangani Pendidikan tinggi.

Sebagian besar dana Pendidikan (62,62%) dialokasikan untuk transfer daerah karena Pendidikan dasar dan menengah merupakan kewenangan pemerintah daerah. Oleh karenanya, pemerintah pusat harus mengalokasikan Sebagian besar dari porsi APBN Pendidikan untuk membiayai Pendidikan di seluruh daerah di Indonesia.

3. Cermatilah bacaan berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 3 dan 4!

Sejarah Palapa Ring

Cikal bakal proyek infrastruktur teknologi Palapa Ring sudah diinisiasi oleh pemerintah menjelang berakhirnya Orde Baru. Proyek ini diberi nama Nusantara 21. Namun, proyek ini terhenti karena krisis keuangan yang terjadi sejak 1997.

Wacana pembangunan infrastruktur komunikasi kembali mencuat pada tahun 2005 yang kemudian diadopsi oleh pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2007 sebagai proyek Palapa Ring.

Presiden SBY sempat meresmikan dimulainya pembangunan Palapa Ring pada 2009 dan ditargetkan selesai pada 2013. Namun, proyek ini terhenti di tengah jalan akibat jatuhnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada tahun 2009.

Akibatnya, harga kabel laut yang merupakan salah satu instrumen penting dalam pembangunan Palapa Ring melambung tinggi karena harus diimpor dari luar negeri.

Pada tahun 2015, di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, proyek Palapa Ring dimulai kembali dengan skema pembiayaan kerja sama antara pihak pemerintah dan swasta. Dalam skema ini, dana investasi pemerintah yang bersumber dari APBN hanya sebesar 20 persen dari nilai proyek dan sisanya berasal dari investor. Proyek ini juga menggunakan kabel optik bawah laut produksi dalam negeri. Proyek ini selesesai pada 2019 dengan jangkauan infrastruktur jaringan di wilayah barat, tengah, dan timur Indonesia.

Sumber: Kominfo (https://www.kominfo.go.id/index.php/content/detail/8084/satu indonesia-lewat-palapa-ring/0/rilis_media_gpr)

Palapa Ring yang diharapkan meningkatkan kualitas dan aksesibilitas internet di seluruh Indonesia ternyata belum optimal. Menurut laporan, pada tahun 2021 penggunaan Palapa Ring baru sekitar 50 persen, dan hanya 20 persen untuk daerah Indonesia tengah dan timur.

Masih banyak wilayah kabupaten/kota di daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T) tidak terjangkau sama sekali karena belum ada jaringan menara BTS atau kabel optik yang menghubungkan Palapa Ring hingga ke pelosok desa di wilayah mereka.

Selain itu, harga sewa yang tinggi juga membuat operator kurang tertarik untuk memanfaatkan Palapa Ring, terutama di wilayah timur.

Berdasarkan bacaan di atas, bagaimanakah pengaruh kondisi ekonomi terhadap pembangunan Palapa Ring di Indonesia?

Jawaban:

Palapa Ring merupakan proyek Pembangunan infrastruktur telekomunikasi yang memerlukan biaya yang sangat besar. Salah satu komponen penting dalam proyek ini adalah kabel serat optic bawah laut yang awalnya harus diimpor dari luar negeri. Ketergantungan pada impor ini menjadi kurang menguntungkan saat nilai tukar rupiah turun.

Namun, pada perkembangan selanjutnya, proyek ini mulai menggunakan kabel produksi lokal sehingga tidak terlalu terdampak oleh perubahan nilai tukar rupiah.

4. Menurut kalian, faktor apakah yang paling berpergaruh terhadap belum optimalnya Palapa Ring di Indonesia?

Jawaban:

Penggunaan Palapa Ring belum optimal karena kurangnya infrastruktur yang menjangkau hingga ke desa-desa dan daerah pedalaman. Palapa Ring hanyalah merupakan infrastruktur dasar. Agar dapat dimanfaatkan dengan baik, fasilitas ini harus didukung dengan jaringan kabel serat optic dan Menara BTS hingga ke pelosok-pelosok desa.

5. Dalam dua dekade terakhir terjadi banyak bencana alam di Indonesia, misalnya gempa bumi 5,9 skala richter (SR) di Yogyakarta tahun 2006, gempa 7,7 SR di Kepulauan Mentawai, meletusnya Gunung Merapi tahun 2010, gempa 7,4 SR yang disusul dengan tsunami di Palu tahun 2018. Mengapa di Indonesia sering terjadi bencana alam semacam itu?

Jawaban:

Berbagai bencana alam yang disebutkan termasuk bencana yang terkait dengan aktivitas tektonik dan vulkanik. Indonesia sering mengalami bencana semacam itu, karena secara geografis berada pada pertemuan tiga lempeng utama dunia yaitu Eurasia, Indoaustralia, dan Pasifik.

Selain itu, Indonesia juga terletak dalam wilayah Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) yang memiliki banyak gunung berapi.

Pergerakan lempeng bumi dan magma di jalur itulah yang menyebabkan Indonesia menjadi wilayah yang rawan bencana seperti gempa bumi, tsunami, dan gunung Meletus.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak