Benarkah Ada 'Pilih Kasih' Infrastruktur Sumbawa dan Lombok

Sadimin membantah ada ketimpangan pembangunan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa

Muhammad Yunus
Senin, 01 Desember 2025 | 20:15 WIB
Benarkah Ada 'Pilih Kasih' Infrastruktur Sumbawa dan Lombok
Ilustrasi: Pembangunan jembatan darurat di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat [ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor]
Baca 10 detik
  • Kepala Dinas PUPR NTB, Sadimin, membantah adanya ketimpangan pembangunan infrastruktur antara Lombok dan Sumbawa.
  • Alokasi anggaran 2025 memprioritaskan Pulau Sumbawa (Rp58 miliar) dibandingkan Lombok (Rp35 miliar) karena panjang jalan berbeda.
  • Penekanan pembangunan infrastruktur didasarkan pada skala prioritas Lalu Lintas Harian Rata-Rata yang tinggi di kedua pulau.

SuaraBali.id - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Nusa Tenggara Barat, Sadimin membantah ada ketimpangan pembangunan antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.

"Saya ingin menyampaikan dan menjelaskan bahwa tidak ada perbedaan penanganan infrastruktur konektifitas di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa," ujar Sadimin di Mataram, Senin (1/12).

Penegasan ini disampaikan Sadimin untuk meluruskan beredar-nya potongan video dialog Kamis-an yang diadakan Dinas Kominfotik NTB pada Kamis (27/12) yang menimbulkan banyak persepsi multi tafsir di masyarakat NTB.

Sadimin menyatakan penanganan infrastruktur konektifitas Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa tidak bisa dilakukan semuanya, lantaran anggaran yang terbatas, sehingga dilakukan berdasarkan skala prioritas baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa.

Baca Juga:Berawal dari Operator Alat Berat, Kini Dono Kasino Indro Resmi Jabat Anggota DPRD Lombok Tengah

Namun karena jalan provisi Pulau Lombok sepanjang 500 kilometer lebih pendek di banding Pulau Sumbawa dengan panjang 900 kilometer lebih.

Maka di tahun 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB lebih mengutamakan Pulau Sumbawa dengan anggaran sebesar Rp58 miliar dan Pulau Lombok Rp35 miliar, namun walaupun anggaran Pulau Sumbawa lebih besar tetapi tidak bisa mengkover semuanya.

"Yang ditangani diprioritaskan mulai dari jalan yang Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR)-nya tinggi dan yang lebih dibutuhkan masyarakat," ucapnya.

Meski demikian, Sadimin menyampaikan permintaan maaf atas nama pribadi dan selaku Kepala Dinas PUPR NTB, jika ada pernyataannya yang disalah artikan pada dialog Kamis-an tersebut.

"Kepada warga Sumbawa, selaku pribadi dan Kepala Dinas PUPR NTB dengan kerendahan hati memohon maaf yang sebesar-besarnya," katanya.

Baca Juga:WNA Spanyol Jadi Tersangka Penggelapan Miliaran Rupiah di Lombok Tengah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini