Peningkatan ini terjadi akibat akumulasi kendaraan yang tertahan selama operasional pelabuhan ditutup saat Hari Raya Nyepi.
Secara umum, pelaksanaan angkutan Lebaran 2025 berjalan lancar dan tertib, dengan peningkatan volume penumpang dan kendaraan di berbagai lintasan utama, termasuk Ketapang-Gilimanuk.
Berdasarkan data, di Pelabuhan Gilimanuk, jumlah kendaraan reservasi mencapai 592 unit pada puncaknya, dengan kuota layanan ditingkatkan hingga 600 kendaraan per jam di beberapa periode waktu untuk mengurai antrean.
Sementara itu, di Pelabuhan Ketapang, tiket penyeberangan menuju Bali terpantau penuh sejak pelabuhan kembali dibuka pagi hari hingga menjelang pukul 18.00 WITA.
Baca Juga:Idul Fitri di Balik Jeruji: Ratusan Napi di Bali Dapat Remisi, Ada yang Langsung Pulang
Menurut General Manager ASDP Cabang Ketapang, Yani Andriyanto, arus mudik tahun ini memiliki dinamika tersendiri karena bertepatan dengan perayaan Nyepi.
“Kami sudah mengantisipasi lonjakan ini dengan pola operasi yang matang serta koordinasi intensif dengan seluruh stakeholder, terutama terkait rekayasa arus lalu lintas,” ungkapnya.
Namun demikian pihaknya bersyukur karena semuanya berjalan dengan aman dan lancar.
“Meskipun terjadi antrean saat puncak arus mudik. Ke depannya, kami akan terus meningkatkan kualitas layanan agar arus balik juga berjalan dengan baik,” ujarnya, melalui keterangan pers.
ASDP mengimbau seluruh pengguna jasa untuk datang ke pelabuhan sesuai jadwal tiket reservasi guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran proses check-in serta boarding.
Baca Juga:Idul Fitri di Bali: 12 Lokasi Salat Ied & Makna Kemenangan Menurut Ustadz Husni Abadi Al Bali