Kejanggalan di Bali, Wisman Ramai Tapi Okupansi Rendah, Cok Ace : Dimana Keberadaannya?

PHRI Bali soroti perbedaan data wisman (1,9 juta) & okupansi hotel. Diduga vila ilegal penyebabnya, diperparah syarat investasi asing yang rendah.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 27 Maret 2025 | 09:32 WIB
Kejanggalan di Bali, Wisman Ramai Tapi Okupansi Rendah, Cok Ace : Dimana Keberadaannya?
Wisatawan mancenegara saat menikmati matahari terbenam di Pantai Berawa Canggu, Badung, Bali [Suara.com/Eviera Paramita Sandi]

“Karena Nyepi berhimpitan dengan Idul Fitri, jadi domestik menunggu lewat Nyepi dulu, mereka tidak mau Nyepi kecuali datang ke Bali memang ingin spesifik merasakan suasana Nyepi, tapi umumnya ingin jalan-jalan,” jelasnya.

Menurut pria yang disapa Cok Ace tersebut  dari pemetaannya di asosiasi khususnya hotel bintang tiga hingga hari ini atau sekitar 5 hari jelang Idul Fitri okupansinya masih di angka 69 persen.

“Akomodasi bintang tiga saya cek pada Januari okupansi 77 persen, Februari 74 persen, nah sekarang 69 persen, tapi saya optimistis naik ke 75-77 persen nanti setelah Lebaran,” ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa kondisi tersebut hanya berlaku untuk wisatawan domestik.

Baca Juga:Arus Mudik 2025: Terbang Lancar, Menyeberang Mengular, Ini Solusi Hindari Macet Gilimanuk

Sedangkan wisatawan asing jumlahnya masih stabil, dan kondisi lonjakan akan berlangsung selama sisa libur Idul Fitri yaitu 1-7 April 2025.

Prediksi ini menurut PHRI bukan tanpa dasar, sebab mereka membaca situasi pariwisata tahun ini dimulai sejak Januari.

Sedangkan menurutnya, pada Januari 2025 jumlah seluruh pergerakan wisatawan 1.598.564, sedangkan periode yang sama tahun 2024 hanya 1.501.273 orang atau naik lebih dari 90 ribu orang meski belum menembus ekspektasi 2,1 juta.

Di bulan Februari 2025 terjadi anomali penurunan wisatawan akibat tak ada hari libur yang memancing kunjungan, libur tahun baru dan Imlek bersamaan pada Januari tidak lagi tersisa di Februari.

“Kemudian dikaitkan dengan puasa, libur Lebaran yang kita harapkan bisa libur panjang ini didahului oleh Nyepi, dan Nyepi ini bukan hari baik domestik datang ke Bali, mereka menghindari Nyepi karena hanya diam di rumah saja,“ ujar Cok Ace.

Baca Juga:Driver Ojol Ngadu Soal Pembayaran THR di Bali, Disnaker : Belum Bisa Diproses

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini