Maskapai Asal Australia Diprediksi Belum Berani Terbang ke Bali Meski Dampak Erupsi Menurun

Selain penerbangan domestik, sejumlah penerbangan internasional juga ikut terdampak akibat peristiwa tersebut.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 13 November 2024 | 15:41 WIB
Maskapai Asal Australia Diprediksi Belum Berani Terbang ke Bali Meski Dampak Erupsi Menurun
Situasi Terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, Rabu (13/11/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

SuaraBali.id - Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki, Nusa Tenggara Timur berdampak terhadap penerbangan yang ada di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Setidaknya hingga hari ini Rabu (13/11/2024) pukul 13.00 WITA ada 90 penerbangan yang terpaksa dibatalkan.

Selain penerbangan domestik, sejumlah penerbangan internasional juga ikut terdampak akibat peristiwa tersebut. Sejauh ini, penerbangan dari dan menuju Australia yang masih paling terdampak karena rutenya harus melewati arah debu vulkanik dari erupsi.

Namun, kondisi terkini yang dipantau pihak Bandara I Gusti Ngurah Rai menjelaskan jika kondisi debu vulkanik sudah tidak mengarah ke Bali. Debu vulkanik disebut mengarah ke arah selatan.

“Kalau dari data jam 12.00 WIB anginnya sudah mulai turun ke bawah (selatan),” ujar General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab saat ditemui pada Rabu (13/11/2024).

Baca Juga:Ruang Udara di Manggarai Barat Masih Terpapar Abu Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki

Sementara, dari pantauan di terminal internasional I Gusti Ngurah Rai pada Rabu (13/11/2024) siang, nampak aktivitas di terminal masih berjalan. Meski terlihat dari jadwal penerbangan terdapat beberapa penerbangan yang dibatalkan atau ditunda karena erupsi gunung berapi. Namun, sebagian penerbangan masih berstatus terjadwal untuk berjalan.

Meski dengan kondisi udara yang membaik, Syaugi memprediksi jika memang masih ada maskapai yang mempertimbangkan untuk belum berani terbang. Terutama untuk maskapai Australia yang harus melewati areal terdampak debu Gunung Lewotobi Laki-Laki.

“Australia kayaknya belum (terbang hari ini), belum berani dia. Karena dia yang paling vital, karena dia melewati areanya Lewotobi Laki-Laki,” tuturnya.

Syaugi juga menjelaskan jika keputusan pembatalan itu diputuskan oleh maskapai dan kapten pesawat masing-masing. Pihaknya hanya menyediakan data terbaru yang jadi pertimbangan bagi kapten untuk mengudara.

Jika kapten yang memang berpengalaman untuk terbang merasa tidak aman untuk terbang, Syaugi mengaku tidak bisa melarang keputusan itu.

Baca Juga:Dua Rute Penerbangan di Bandara Lombok Dibatalkan Dampak Erupsi Gunung Lewotobi

Dia juga menjelaskan jika kebanyakan penerbangan internasional akan mengudara pada malam hari, sehingga proyeksi pembatalan untuk hari ini belum bisa didata.

“Kita sebagai pemangku bandara itu memberikan data, tapi keputusan di kapten, mau terbang atau tidak,” imbuhnya.

Bandara I Gusti Ngurah Rai mencatat ada 80 penerbangan internasional yang dibatalkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai selama tanggal 4-12 November 2024. Jumlah tersebut sekitar 2,5 persen saja dari total penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai yang dalam sehari mencapai 400 penerbangan.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini