Proyek Urban Bali Subway Dimulai, Sang Made Mahendra Minta Restu Alam Semesta

Upacara tersebut diawali dengan peletakan batu dan dilanjutkan dengan persembahyangan di lokasi kegiatan.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 04 September 2024 | 15:06 WIB
Proyek Urban Bali Subway Dimulai, Sang Made Mahendra Minta Restu Alam Semesta
Upacara Ngeruwak pembangunan LRT di Sentral Parkir Kuta, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (4/9/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

“Secara keseluruhan fase satu dan fase dua akan diperkirakan beroperasi penuh pada akhir tahun 2031,” imbuhnya

Setelah ini, proses pembangunan yang baru akan dimulai adalah pembangunan stasiun. Sementara, proses pembuatan jalur terowongan itu juga akan menggunakan mesin bor yang didatangkan dari Tiongkok. Namun, mesin bor raksasa tersebut baru akan datang pada Bulan April 2025 mendatang.

Ari menyebut sudah memesan 10 mesin bor untuk membangun jalur terowongan tersebut. Namun, yang datang pada Bulan April mendatang sebanyak dua mesin bor.

“Kita akan datang itu 10 (mesin bor) bertahap, mungkin di kuartal kedua April itu akan datang empat. Empat (mesin bor) itu kan perlu 2 stasiun minimum,” ujarnya

Baca Juga:Pintunya Mewah, Ruangan Ini Dikira Kamar Tidur, Ternyata Malah Ada Benda Khas Ini

Proyek pembangunan moda transportasi kereta api di Bali ini dimaksudkan untuk mengurangi kemacetan yang ada di Bali. Proyek ini juga direncanakan untuk dilanjutkan sampai fase 3 dan 4.

Fase 3 adalah rute dari Kuta menuju Renon, dan fase 4 dari Renon menuju Ubud. Kedua tahapan tersebut masih dalam proses studi kelayakan (feasibility study).

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak