Kakak Beradik Korban Kebakaran Gudang Elpiji di Denpasar Meninggal Selisih 13 Jam

Petrus mengalami luka bakar sampai 80 persen, sedangkan Robiaprianus mencapai 87 persen.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 12 Juni 2024 | 15:58 WIB
Kakak Beradik Korban Kebakaran Gudang Elpiji di Denpasar Meninggal Selisih 13 Jam
Situasi rumah duka di ruang jenazah RSUP Prof. Ngoerah, Rabu (12/6/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

“Saya dapat informasi makanya saya langsung datang. Itu (pemulangan jenazah) prosesnya kami semalam sampai pagi tadi kami proses berangkat dari sini jam 11 pagi menuju bandara,” tutur dia.

“Begitu berita adiknya (meninggal), ketika kami masukkan kakaknya ke pintu detektor kargo, kami dapat berita bahwa adiknya telah pergi juga,” imbuh Bernard.

Sementara itu, Jenazah Robiaprianus diperkirakan baru akan dibawa ke bandara pada pukul 00.00 WITA tengah malam nanti dan baru akan diterbangkan pada Kamis (13/6/2024) besok pagi.

Bernard menjelaskan jika biaya pemulangan jenazah ditanggung oleh pihak perusahaan. Sementara itu, keluarga kakak-beradik itu tidak berada di Bali.

Baca Juga:Babi Guling: Kelezatan Kuliner Bali yang Kaya Akan Protein dan Manfaat

Namun, Bernard sempat berkomunikasi dengan pihak keluarga terkait pemulangan jenazah mereka.

Sebelumnya, sudah ada tiga korban yang meninggal dunia akibat kebakaran besar di gudang gas elpiji tersebut. Ada 18 korban dan 16 di antaranya dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah karena mengalami luka bakar serius.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak