Viral, Tradisi Megarap Jenazah di Bali Jadi Sorotan Warganet

Rupanya mereka tengah melayat dan menemani saat-saat akhir kerabatnya yang meninggal dunia.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 20 Maret 2024 | 12:46 WIB
Viral, Tradisi Megarap Jenazah di Bali Jadi Sorotan Warganet
Jenazah diarak di Klungkung, Bali. [Tangkap Layar Instagram]

Megarap amor ing Acintya,” tulis akun tersebut dalam videonya.

Sontak video singkat tersebut mengundang beragam komentar dari warganet.

“Daerah dije niki, kasian ya spt orang pesta orang pada tertawa padahal berduka,” ucap @user1599870577943.

“Gak ada yg sedihhh,” sahut lainnya.

Baca Juga:Harga Telur Ayam Ras di Denpasar Capai Rp 60 Ribu Per Kerat

Sebagai informasi, dalam agama Hindu di Bali kata “Amor ing Acintya” ini biasanya diucapkan Ketika ada orang yang meninggal dunia.

Biasanya, Masyarakat setempat mengucapkan “Dumogi Amor ing Acintya”.

Amor berarti Bersatu atau menghilang, atau menuju ke dalam situasi ketiadaan (tidak tampak). Sementara Acintya berarti tidak tersentuh oleh pikiran.

Sehingga Dumogi Amor ing Acintya bermakna semoga menyatu dengan “yang mahasuci yang maha tidak terpikirkan” atau semoga Bersatu dalam ke dewataan tertinggi (Acintya).

Kontributor : Kanita

Baca Juga:Super Kocak, Bule ini Terbalik Nyalakan Petasan Seperti Roket

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak