"Kalau asap yang keluar sudah jauh menurun, bahkan sudah di atas 60 persen menurun. Asapnya juga sudah tidak pekat, sudah putih. Ini artinya sudah mulai ada pendinginan," katanya.
Kendati demikian menurutnya, para petugas tetap bersiaga selama 24 jam karena api kebakaran belum bisa dipadamkan hingga hari ke-5 ini.
"Petugas sudah bersiaga di sana 24 jam, dari BPBD Denpasar dengan tujuh armada pemadam kebakaran (damkar), Badung hadir setiap hari dengan 10 damkar. Luar biasa dukungan dari Badung, kolaborasi Gianyar dan Tabanan ini astungkara cepat penanganannya. Termasuk dengan bantuan water cannon Polda Bali, ujarnya.
Demikian pula dengan kepala desa dan lurah juga sudah membagikan masker untuk warga. Dinas Kesehatan pun sudah siaga 24 jam yang dibantu juga oleh PMI.
Baca Juga:Privat Mbarga Tak Bisa Bela Timnas Kamboja meski Sudah Dinaturalisasi, Ternyata Ini Penyebabnya
"Kami juga sudah meminta pengecekan untuk saluran pernapasan," ucapnya.
Terkait rencana penutupan TPA Suwung yang sebelumnya ditargetkan pada awal Oktober 2023, Jaya Negara mengatakan sesuai arahan Penjabat Gubernur Bali, maka TPA Suwung tidak ditutup sampai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) bisa berjalan dengan baik. (ANTARA)