Inovasi dan Teknologi Digital Jadi Kunci Sukses Pos Indonesia Salurkan Bansos Sembako dan PKH di Bali

Mengingat dalam menjalankan program tersebut, Pos Indonesia kerap menghadapi sejumlah tantangan.

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Jum'at, 06 Oktober 2023 | 17:31 WIB
Inovasi dan Teknologi Digital Jadi Kunci Sukses Pos Indonesia Salurkan Bansos Sembako dan PKH di Bali
Pegawai PT Pos Indonesia menyalurkan bantuan sosial secara door to door. (Dok: Pos Indonesia)

"Terus terang untuk menambah pengalaman. Saya juga jadi banyak tahu daerah saat saya mengantarkan bantuan ke rumah-rumah KPM," kata Pande

Selain tantangan mencari lokasi rumah KPM, Pande juga tak menampik ada tantangan lain yakni mengenai jaringan internet. Ia mengaku pernah menemukan wilayah yang sulit mendapatkan sinyal sehingga membuat penyimpanan data KPM melalui aplikasi tidak bisa dilakukan online.

Namun, hal tersebut juga bisa diatasi karena kecanggihan teknologi yang digunakan Pos Indonesia dalam aplikasi tersebut. Berkat kecanggihan tersebut, pengumpulan data pun tetap bisa dilakukan secara offline.

"Saya pernah ke daerah Badung untuk membagikan bantuan. Sebelumnya, saya survei dulu untuk memastikan bagaimana kondisi sinyal di sana. Ternyata saya diberi tahu bahwa kondisi di sana susah sinyal. Jadi kami pakai sistem mode offline. Kami tetap bisa foto dan disimpan offline dan nanti sampai kantor baru kita naikkan datanya," tutur Pande.

Baca Juga:Eks Dirut PT BGR Kuncoro Wibowo Resmi Ditahan KPK Terkait Kasus Korupsi Beras Bansos

Apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman

Program penyaluran bansos sembako dan PKH Kemensos melalui Pos Indonesia mendapat apresiasi dari Kepala Dusun Banjar Tauman, Desa Kekeran, I Made Sunarto. Ia senang melihat Pos Indonesia mampu menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyalurkan bantuan.

"Saya kira sangat baik dan luar biasa dalam penyalurannya. Pos bekerja dengan baik dan melakukan pelayanannya juga baik," kata Sunarto.

Sunarto mengaku tidak ada kesulitan ketika membantu Pos membagikan bansos tersebut. Ia juga mendampingi saat pembagian berlangsung. Baik melalui komunitas maupun metode door to door.

"Prosesnya pertama kita mengarahkan penerima untuk kumpul di kantor desa. Nanti petugas Pos memberikan bantuan tersebut dengan menerapkan antrean," tambahnya.

Baca Juga:Usut Dugaan Korupsi Beras Bansos, KPK Kembali Periksa Eks Dirut PT BGR Kuncoro Wibowo

"Ada juga yang dibagikan ke rumahnya langsung. Saya mendampingi mereka dalam pembagian bantuannya," papar Sunarto.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak