“Kan pada saat dimainkan Hp panas dan meledak itu salah satu kemungkinan yang kita duga selain membakar tubuhnya juga sekitar,” katanya.
Ia menjelaskan, setelah olah TKP kondisi tubuh korban mengelupas, wajah kebakar dan bagian pinggang terkelupas. Aparat kepolisian tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena keluarga korban sudah mengikhlaskannya.
“Orangtua korban sudah menerima ini merupakan musibah. Dan mereka tidak menginginkan untuk di autopsi” katanya.
Ia mengimbau, kejadian ini menjadi pelajaran buat semua masyarakat pada saat charge handphone tidak sambil memainkannya apalagi sambil menelepon. Himbauan ini juga sebagai langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Cukup sudah satu saja yang jadi korban. Jangan ada yang lain lagi,” tegasnya.
Kontributor: Buniamin