Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra yang saat itu turut memantau juga menyatakan situasi hari ini masih dalam batas normal. Dalam kondisi ini, hanya 13 kapal feri yang dioperasikan dengan jeda bongkar muat selama sekitar satu jam.
“Hingga hari ini kita masih terapkan posisi normal. Selama ini ada 13 kapal dalam kondisi normal dengan waktu bongkar muat rata-rata 1 sampai 1,5 jam,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Selasa (18/4/2023).
Jayan menjelaskan menurut data dari tahun-tahun sebelumnya, kepadatan pemudik di Pelabuhan Padang Bai baru terasa saat H-3 atau pada Kamis (20/4/2023) lusa. Kepadatan pada H-3 akan terus meningkat hingga H-1 lebaran nanti.
“(Puncak kepadatan) diperkirakan H-3 sampai H-1 dari pengalaman juga, kita dari data selama 5 tahun terakhir itu mulai H-3,” imbuh Jayan.
Untuk menghadapi puncak kepadatan tersebut, pihak ASDP juga sudah menyiagakan 7 kapal feri cadangan jika terjadi kepadatan.
Menurut data ASDP Padang Bai juga, jumlah kendaraan terbanyak sejauh ini tercatat pada Senin (17/4/2023) kemarin sebanyak 1.573 kendaraan dan diprediksi akan terus meningkat. ASDP Padang Bai juga mencatat peningkatan jumlah kendaraan di Pelabuhan Padang Bai sebanyak 38 persen dibanding periode mudik Lebaran tahun 2022.
Kontributor : Putu Yonata Udawananda