Ia juga mengatakan tidak ada statemen di atas panggung mendukung dan tidak ada ajakan mendukung Bacapres Anies Baswedan.
Bahkan dirinya meminta kata-kata yang disampaikan untuk dicermati.
"Pertama saya pertanyakan kepada masyarakat, maukah pelungguh berjuang bersama pak Anies. Tolong dicermati kata-kata mau itu berbeda dengan kata mari, kalau saya bilang mari itu saya berkampanye atau mengajak mereka. Kedua siapkah pelungguh memenangkan pak Anies, saya bertanya pada masa. Ketiga tuluskah pelungguh berjuang bersama pak Anis, dijawab tulus. Keempat, ikhlaskah pelungguh berjuang, khusuk dalam berdoa, dijawab khusuk lalu saya memimpin doa", katanya.
Perihal penyambutan saat kedatangan Anies mulai dari Bandara Lombok, Sukiman menegaskan sebagai pengahargaan dan silaturahmi atas kebaikan dan sumbangsih pemprov DKI Jakarta saat gempa melanda Lombok beberapa tahun silam.
Hal itu terjadi sebelum dirinya menjabat sebagai Bupati Lotim. Kedua bantuan saat pandemi covid-19
"Saya menyambut beliau di bandara wujud penghargaan dan silatuahmi, tidak ada maksud lain-lain. Saya menyambut secara pribadi, menggunakan fasilitas pribadi tidak ada mobil dinas, tidak ada ajudan semua pribadi,” pungkasnya.
Kontributor : Toni Hermawan