Kisah Bli Jigo, Tokoh Difabel yang Punya Usaha Clothing Dan Persewaan Mobil

Begitulah kesan yang ditampilkan Nyoman Juniarta (41) atau yang akrab dikenal dengan panggilan Bli Jigo

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 20 Desember 2022 | 16:00 WIB
Kisah Bli Jigo, Tokoh Difabel yang Punya Usaha Clothing Dan Persewaan Mobil
Nyoman Juniarta (41) atau Bli Jigo saat ditemui di Dharma Negara Alaya, Denpasar, Selasa (20/12/2022) [Suara.com/Putu Yonata Udawananda]

Selain itu, pria yang sudah menikah sejak tahun 2014 itu juga memiliki usaha clothing dan merchandise bertemakan go green berupa sendok dan sedotan bambu serta piring batok kelapa sejak tahun 2019 lalu.

Selain itu, ia juga memiliki persewaan mobil VW yang biasa digunakan sebagai wedding car dan lainnya.

Dengan kondisinya sekarang, Jigo bahkan masih aktif menjalankan hobinya yakni bermusik. Ia merupakan pemain cajon di band akustik Rhytm of Glory, band beranggotakan dirinya dan satu orang temannya.

Pria yang berasal dari Gianyar memang sangat energik. Selain aktivitas tadi, ia juga sering membantu pengikutnya lewat video call yang menanyakan cara-cara beraktivitas dengan kursi roda sembari memberikan motivasi.

Baca Juga:Karya Seni Disabilitas di Graha Nawasena Denpasar Mulai Kuliner Hingga Lukisan

Kini, Jigo dipercaya oleh Dinas Sosial Kota Denpasar untuk menjadi Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Gantari Jaya di Graha Nawasena.

Sejalan dengan energinya Jigo menyambut hal tersebut dengan penuh semangat. 

“Kondisi saya happy aja, apalagi sekarang dari dinsos lagi gencar untuk merangkul anak disabilitas, saya lebih semangat lagi. Dari awal desember saya gak pernah istirahat sekali, pasti aja ada kegiatan,” ujarnya.

Visinya adalah agar mampu menjadikan kelompok tersebut sebagai wadah bagi kaum disabilitas dalam menuangkan kreativitasnya.

Ia ingin membuktikan bahwa kaum disabilitas tidak bisa dipandang sebelah mata di masyarakat.

Baca Juga:Pulang ke Bali, Luna Maya Reuni Dengan Teman Sekolah Dan Bicara Soal Jodoh

“Visi misi saya pingin anak-anak disabilitas ini bisa sendiri, bisa sukses. Pokoknya banyak yang menganggap kita lemah, nah sekarang semoga KUBE ini bisa menjadi wadah untuk anak-anak disabilitas ini kalau kita bisa. Ke depan juga bisa sukses. Biar tidak merepotkan orang atau masyarakat, jadi kita bisa,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak