Ketua BEM Universitas Udayana : Saya Tidak Pernah Mendukung Atau Menolak G20

Ia menegaskan bahwa dirinya melakukan provokasi adalah tidak benar karena Darryl tidak pernah menyatakan untuk menolak G20.

Eviera Paramita Sandi
Kamis, 17 November 2022 | 09:12 WIB
Ketua BEM Universitas Udayana : Saya Tidak Pernah Mendukung Atau Menolak G20
Ketua BEM PM Universitas Udayana Darryl Dwi Putra saat membacakan aspirasi mahasiswa di Denpasar, Bali. [ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari]

SuaraBali.id - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Pemerintahan Mahasiswa (BEM PM) Universitas Udayana, Darryl Dwi Putra merespons tuduhan yang mengatakan bahwa dirinya provokator untuk G20 yang diadakan di Bali.

Tuduhan ini ramai di media sosial twitter hingga menjadi topik teratas. Terkait hal ini, Darry membantah dan mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menjadi provokator.

"Itu saya juga cukup kaget, karena di siang hari tadi tiba-tiba ramai (di media sosial, Red) dan memang saya duga akun-akun bodong, cuma memang awalnya muncul ketika saya membuat kisah Instagram untuk mempertanyakan terkait ruang demokrasi yang dipersempit selama G20," ujar Darryl, Rabu (16/11/2022).

Ia menegaskan bahwa dirinya melakukan provokasi adalah tidak benar karena Darryl tidak pernah menyatakan untuk menolak G20, namun namanya ramai disebut menggunakan tagar di platform Twitter.

Baca Juga:Cangkul Presiden di KTT G20 Bali Jadi Perbincangan, Berharap Dilelang

"Iya memang saya tidak pernah menyebutkan saya mendukung atau menolak, tapi saya memang mengkritisi bagaimana ketika G20 ini berjalan, apa-apa saja yang menjadi permasalahan," ujar mahasiswa tersebut.

Sedangkan yang dimaksud mempersempit ruang demokrasi adalah salah satunya soal pembubaran kelompok mahasiswa yang hendak melakukan diskusi di Gedung Media Center Universitas Udayana pada Senin (14/11) lalu.

Menurutnya, awalnya ia mengunggah gambar yang direpost oleh akun milik Bangsa Mahasiswa, dalam kisah Instagram tersebut ia menambahkan pertanyaan soal tanggapan penonton mengenai ruang demokrasi yang dipersempit.

Akan tetapi tak lama unggahan tersebut lenyap dengan sendirinya.

Ia juga menyatakan bahwa organisasi lingkungan Greenpeace terlebih dahulu mengunggah hal serupa sebagai bentuk pandangannya terkait krisis iklim.

"Tapi memang makna dari kisah Instagram yang saya sebutkan adalah untuk menyampaikan pertanyaan saya, dan saya ingin memantik forum diskusi makanya saya juga meletakkan kolom pertanyaan di sana," teganya.

Perhelatan G20 di Bali menurutnya adalah pertemuan yang menghadirkan sisi pro dan kontra. Darryl berharap agar segala kesepakatan dan janji dalam forum tersebut berpihak kepada masyarakat.

Sedangkan soal akun-akun yang ramai di media sosial, Darryl belum dapat memutuskan langkah selanjutnya untuk mengusut maupun tidak. Sedangkan saat ini tuduhan di sosial media tersebut mulai mereda. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini