Jika jumlah penonton WSBK Mandalika sekitar 45 ribu orang, maka kantong parkir yang baru itu cukup untuk menampung kendaraan yang datang. Bahkan, untuk menghindari potensi kemacetan lalu lintas, para penonton pun dianjurkan menggunakan kendaraan roda dua.
"Nantinya penyelenggara kegiatan akan menyediakan shuttle bus yang melayani penonton dari lokasi parkir ke gate atau pintu masuk sirkuit. Hanya saja berbeda dengan sebelumnya yang murni layanan shuttle busnya gratis, pada WSBK mendatang layanan bus menuju sirkuit dikenakan tarif," katanya.
Sebelumnya pada WSBK dan MotoGP tahun 2021 ada lima titik lokasi shuttle bus yang disediakan pemerintah untuk mengangkut masyarakat atau penonton yang telah mempunyai tiket menuju ke Sirkuit Mandalika. Lima titik shuttle bus tersebut, antara lain Pelabuhan Bangsal, Pelabuhan Kayangan, Pelabuhan Lembar, eks Bandara Selaparang, dan Bandara Bandara Internasional Lombok (BIL).
Moda transportasi yang telah disediakan di masing-masing titik adalah 25 unit bus di eks Bandara Selaparang Kota Mataram, 25 unit bus di Pelabuhan Kayangan Lombok Timur, 25 unit bus di Pelabuhan Lembar Lombok Barat, 16 unit bus di Pelabuhan Bangsal Lombok Utara, dan lima unit bus di BIL. Bus-bus tersebut melayani ke kantong parkir yang ada di parkir timur Sunggung Mandalika dan kantong parkir barat yang ada di Masjid Nurul Bilad, Kuta Mandalika. (ANTARA)