Surat Wasiat Bule Kanada yang Tenggelamkan Diri di Seminyak Karena Parkinson

Sebelum meninggal David pun menuliskan surat wasiat. Wasiat itu disimpan di dalam tasnya yang juga berisi obat-obatan.

Eviera Paramita Sandi
Senin, 26 September 2022 | 10:10 WIB
Surat Wasiat Bule Kanada yang Tenggelamkan Diri di Seminyak Karena Parkinson
David Levine (58) asal Kanada mengakhiri hidupnya di kolam renang Perum Puri damai Vila Assia Gang Padi, Seminyak Kuta, pada Sabtu 24 September 2022. [Istimewa]

Disebutkan Iptu Sukadi, saat itu ada seorang sopir travel bernama Komang Arief Tri Sanjaya (27) yang datang ke Villa Assia sekitar pukul 11.30 WITA. Tiba di depan kamar saksi sopir itu mengetuk pintu tapi tidak ada respon. Lantaran tidak digubris saksi berniat membersihkan kaca mobil.

Tak lama kemudian, saksi Arief kembali mengetuk pintu villa dan dibukakan oleh Tasha. Sopir bertanya soal kesiapan turis itu untuk melakukan tour dan dijawab siap.

 Hanya saja korban David tidak terlihat. Saksi juga sempat menanyakan keberadaan David tapi Tasha menjawab tidak melihat.

Mereka pun kemudian melakukan pencarian dan betapa kagetnya menemukan korban tewas tenggelam di kolam renang sedalam 1,6 meter.

Baca Juga:Bali Longgarkan Kebijakan PMK, Pasar Hewan Kini Boleh Dibuka Kembali

"Para saksi bergegas turun ke kolam untuk membantu," ujarnya.

Pada saat ditemukan, posisi korban tengadah dan menggendong dua tas ransel warna hitam yang masing-masing berisi batu pipih untuk pijakan kaki. Korban lantas diangkat ke atas dan dibaringkan ke pinggir kolam.

"Terlihat dari batang hidungnya mengeluarkan darah," ujarnya.

Peristiwa tewasnya David disampaikan ke pemilik vila dan diteruskan ke pihak berwajib. Tak berselang lama, petugas dari Polsek Kuta dan Tim Identifikasi Polresta Denpasar tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan Olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Tidak ditemukan luka-luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban. Di dalam kamar korban, ditemukan dua lembar brosur terkait penyakit parkinson," tegasnya.

Baca Juga:I Made Suriana Bawa Masakan Khas Bali ke Kota Berbiaya Termahal di China

Mengenai penyakit ini, Tasha membenarkan, korban disebut mengidap parkinson sejak 15 tahun lalu dan sekitar empat tahun lalu penyakit itu semakin parah.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak