Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Megawati Sebut Perempuan Harus Bisa Masak, Ibu-ibu Pejabat Diminta Jangan Malu ke Dapur

Eviera Paramita Sandi Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:11 WIB

Megawati Sebut Perempuan Harus Bisa Masak, Ibu-ibu Pejabat Diminta Jangan Malu ke Dapur
Pidato Megawati Soekarnoputri viral dan menuai kritikan warganet (instagram/@megawatisoekarnoputri.id)

Menurut Megawati, seorang perempuan harus bisa memasak dan mengolah makanan sehat untuk keluarganya.

SuaraBali.id - Ketum PDI Perjuangan dan Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri menekankan pentingnya perempuan bisa masak. Hal ini diungkapkannya dalam acara Kickoff Penurunan Stunting yang digelar BKKBN

Menurut Megawati, seorang perempuan harus bisa memasak dan mengolah makanan sehat untuk keluarganya. Ia pun pernah membicarakan hal ini dengan orangtuanya Presiden Sukarno dan Ibu Negara Fatmawati.

Megawati bercerita bahwa orangtuanya selalu membicarakan mengenai pentingnya makanan yang sehat dan perut yang kenyang untuk masyarakat.

"Cerita singkat ketika pemerintahan pindah ke Yogyakarta, ibu saya itu sebagai First Lady, ya, kebetulan saya, kan, jadi Presiden dan suami saya Pak Taufiq (Kiemas) bukan Bapak Negara, ya. Bukannya First Lady, ya. Jadi ibu saya bercerita sebagai First Lady membuka dapur umum, kalau kita tahu di kalangan TNI-Polri ada yang namanya kelas pertama, kelas kedua, ibu saya membeli makanan sendiri ke pasar," kata Megawati dalam sambutannya, Senin (8/8/2022).

Ibunda Megawati yang berasal dari Bengkulu sering menasehatinya untuk bisa memasak. Menurutnya karena stunting merupakan isu yang dekat dengan ibu, maka perempuan harus bisa memasak makanan sehat untuk anak dan keluarganya.

"Karena tadi saya lihat MC mengatakan MC enggak bisa masak, saya ketawa, ya, dengan alasan bekerja. Saya pekerja, saya bekerja, tapi mengapa dalam segala hormat, anak-anak saya sehat lahir dan batin sampai tingkat cucu-cucu saya. Apakah kita tidak bisa melakukan hal itu, ibu-ibu? Menurut saya bisa," tegasnya.

Ia juga berujar ketika menjadi Wakil Presiden dan Presiden puluhan tahun yang lalu, ia tetap pergi ke pasar membeli bahan makanan dan ke dapur untuk memasak.

Menurutnya, peran itu harus dilakukan oleh seorang perempuan, sehingga tidak wajar jika perempuan tidak bisa memasak.

"Saya buat contoh First Lady pertama sampai turun ke bawah, sendiri ke pasar memberi makanan [kepada] yang sehat pada waktu itu. Itu ibu saya cerita, bukan orang lain, dan saya kagum sekali dan mengakibatkan saya harus bisa memasak. Presiden, Wakil Presiden saya tetap, lho, memasak buat keluarga saya. Jadi ini alasan yang tidak wajar kalau yang namanya perempuan tidak bisa memasak," tegasnya lagi.

Oleh karena itu, Megawati meminta ibu-ibu pejabat untuk tidak ragu melangkah ke dapur dan memasak bagi keluarga.

Komentar

Berita Terkait