Jalanan di Ubud Diusulkan Gunakan Nama-nama Pelukis Internasional

Mereka berjasa membuat Ubud dan Bali pada umumnya menjadi dikenal di mancanegara dengan berbagai daya tariknya.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 26 Juli 2022 | 07:15 WIB
Jalanan di Ubud Diusulkan Gunakan Nama-nama Pelukis Internasional
Tatanan sawah dengan irigasi sistem subak di Ubud, Bali. [Shutterstock]

SuaraBali.id - Sejumlah jalan di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali diusulkan agar menggunakan nama-nama pelukis yang telah berjasa menghidupkan Ubud sebagai kampung pariwisata internasional. Usul ini dikemukakan oleh budayawan sekaligus pemilik ARMA (The Agung Rai Museum of Art) Anak Agung Gde Rai.

"Tokoh-tokoh pendahulu yang memulai dan menghidupkan dan mengenalkan Ubud melalui karya seni lukisnya, kami harapkan dapat digunakan sebagai nama jalan," kata Agung Rai, Senin (25/7/2022).

Menurutnya sejumlah pelukis asing dan pelukis Bali yang bermukim di Ubud, Gianyar, telah mewarnai sejarah perkembangan seni lukis di Bali dengan berbagai gaya atau alirannya sejak puluhan tahun silam.

Mereka berjasa membuat Ubud dan Bali pada umumnya menjadi dikenal di mancanegara dengan berbagai daya tariknya.

Baca Juga:Awkarin Jalani Ritual Melukat di Bali Dibimbing Bu Desak, Anggap Perjalanan Spiritual

Selain itu, dengan mengabadikan menjadi nama jalan, diharapkan pula bisa mengedukasi pelajar dan generasi muda tentang sejarah perkembangan seni lukis dan perkembangan pariwisata Ubud sehingga menjadi seperti saat ini

"Ketika menggunakan nama pelukis, di baliknya tersimpan pengetahuan terselubung karena anak-anak dan wisatawan yang datang akan bertanya mengapa dinamakan jalan seperti itu. Demikian pula bisa mengajak mereka untuk mulai mencintai dan tertarik dengan museum yang di Bali jumlah ada 30," ucap pemilik museum yang sempat dikunjungi Presiden AS Barack Obama itu

Adapun sejumlah nama pelukis asing yang namanya layak diabadikan sebagai nama jalan di Ubud, seperti Walter Spies, Rudolf Bonnet, Miguel Covarrubias dan Arie Smith serta yang tidak kalah penting nama pelukis Bali I Gusti Nyoman Lempad.

Sementara itu, anggota Dewan Perwakilan Daerah Made Mangku Pastika merespons baik dengan apa yang telah ditawarkan pada salah satu museum seni kebanggaan Bali itu.

"Dengan demikian, orang akan menjadi betah untuk berlama-lama di museum dan bahkan akan ingin datang kembali. Contohnya saja wisatawan ketika diajak menanam padi, pasti beberapa bulan lagi ingin datang lagi untuk memanennya," ucap mantan Gubernur Bali itu pada acara reses yang mengangkat tema Keberadaan Museum di Tengah Lesunya Pariwisata.

Baca Juga:Viral Aksi Pencurian Daksina di Ungasan Terekam CCTV, Pelaku Mengenakan Kain yang Dililit

Pastika pun sepakat dengan penamaan jalan yang mengabadikan nama para pelukis yang telah berjasa bagi Ubud karena berkat jasa mereka itu, nama Ubud menjadi diketahui hingga mancanegara dan berkontribusi mewariskan sejarah seni lukis di Bali.

"Kalau bisa tokoh-tokoh yang berjasa menghidupkan Ubud, khususnya di bidang seni, nama mereka itu perlu dilestarikan agar dunia tahu. Apalagi Ubud jadi salah satu kota terbaik dunia, agar orang yang datang tahu ada apa dan siapa di balik itu," katanya. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini