"Untuk psikis korban sudah membaik dan kemarin sudah bisa diajak ngobrol. Korban cerita, dia datang ke lokasi pembuangan bersama ibu dan bapaknya (Jo) naik motor," ujarnya.
Seperti diketahui, Gede Warga dan Novi sudah berpisah sejak 2019. Novi asal Banyuwangi, Jawa Timur itu pergi dari rumah di Mengwi, Badung, meninggalkan N yang baru berusia beberapa bulan.
Selama tahun 2019 hingga 2021, Novi sering datang ke rumah jenguk anaknya. Pertengahan 2021, Novi datang ke Mengwi membujuk korban beli es krim.
Namun keluarga tidak curiga, ternyata Novi membawa kabur N. Bahkan Gede Warga tidak bisa menghubungi nomor telepon Novi.
Baca Juga:Bak Adegan di Film, Aksi Pencurian Brankas Libatkan Pecatan TNI AD di Buleleng
Gede Warga berusaha mencari anaknya hingga ke Banyuwangi tapi tidak ditemukan. Keluarga di sana bilang Novi ada di Surabaya.
Karena tidak tahu di mana di Surabaya tinggalnya, saya langsung balik lagi ke Bali.
Gede Warga mengaku, N adalah anak semata wayangnya dengan Novi. N merupakan anak keempat.
Sebelumnya Gede Warga punya istri dan dikaruniai tiga orang anak.
Ia pun berharap apara penegak hukum untuk menghukum pelaku seberat-beratnya.
"Anak saya itu (N) selama tiga tahun bersama saya tidak ada masalah. Ibunya datang ambil secara sembunyi," ungkap Gede Warga.