Tradisi Ngurek Tiap 5 Tahun di Pura Negarasakah, Krama yang Tancapkan Keris ke Badan Tak Terluka

Prosesi ini yang pertama adalah tradisi Nusdus, adalah merangsang para pelaku Ngurek dengan asap yang beraroma harum menyengat agar segera kerasukan.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 17 Juni 2022 | 11:39 WIB
Tradisi Ngurek Tiap 5 Tahun di Pura Negarasakah, Krama yang Tancapkan Keris ke Badan Tak Terluka
Pengeremba krama Pura Negarasakah, Cakranegara, Lombok NTB, melaksanakan pujawali pada Purnama Sasih Sadha, Selasa (14/6/2022). [Foto : Istimewa]

Tradisi Ngurek pujawali pura Penataran Negarasakah yang dilaksanakan 5 tahun sekali. Dimana saat upacara mengundang roh leluhur dilakukan.

Para roh diminta untuk berkenan memasuki badan orang - orang yang telah ditunjuk, dan menjadi sebuah tanda, bahwa roh - roh yang diundang telah hadir di sekitar mereka.

Tradisi Ngurek juga dipercaya, untuk mengundang Ida Bhatara dan para Rerencangan (prajurit beliau) berkenan menerima persembahan ritual saat upacara. 

"Pengendalian melawan ego dalam diri kita sendiri. Dumogi rahayu sareng sami," jelas Gusti Bagus Tode.

Baca Juga:Tes Usap PCR Untuk Calon Haji Dijadwalkan di RSUD Mataram Mulai Besok

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak