“Sehingga untuk jumlah PNS yang pensiun dengan jumlah formasi CPNS itu sangat tidak pas,” imbuhnya.
Di sisi lain, menurut Lihadnyana idealnya jumlah ASN di Pemprov Bali sendiri berjumlah sekitar 8.500 orang
“Sangat sedikit untuk melakukan pelayanan, sebenarnya kita pakai rumus analisis jabatan dan beban kerja sebenarnya kurang, seharusnya sekitar 8.500 lah,” jelas dia.
Sehingga, kekurangan tersebut pihaknya masih sangat memerlukan tenaga non ASN mengingat keterbatasan jumlah ASN dibandingkan dengan beban kerja yang ada.
“Ini kalau kita tidak dorong dari Non ASN itu akan menganggu pelayanan publik dan masyarakat,” paparnya.
Saat disinggung terkait jumlah tenaga honorer sendiri, pihaknya menyebut angka sekitar 5 ribu orang.
Jumlah tersebut menurutnya sudah termasuk dengan para guru honorer yang ada di seluruh Bali.
“Kalau jumlah honor-honor kita sekitar 5 ribu sekian, itu tersebar termasuk di sekolah-sekolah,” tegas dia.
Nama Kontributor: Rahman