Ziadi mengaku bangga atas torehan prestasi anaknya yang mampu kuliah di luar negeri. Terlebih dirinya hanya seeorang guru honorer di sekolah swasta.
"Kami merasa bangga dan akan mendukung sepenuhnya kalau itu untuk pendidikan," janjinya.
Ketika menjadi siswi di SMAN 1 Selong, kata Ziadi nilai anaknya hanya menduduki lima besar. Namun aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler dan sering mengikuti kompetesi mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
"Saya yang anterin pagi sekolah, sore balik lagi katanya ada kegiatan ekstrakurikuler," pungkasnya.
Kontributor : Tony Hermawan