facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Soal Harga Ikan Mahal di Pasar Kedonganan yang Viral, Begini Penjelasan Bendesa Adat

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 14 Mei 2022 | 09:05 WIB

Soal Harga Ikan Mahal di Pasar Kedonganan yang Viral, Begini Penjelasan Bendesa Adat
Viral Harga Seafood Ngepruk di Pasar Kedonganan Bali. [Foto : Istimewa/TikTok @ALFANO TSANY]

Menurutnya saat itu di momen libur Idul Fitri, ada salah satu pengunjung ingin menikmati sea food kemudian membeli di pasar Kedonganan

SuaraBali.id - Sebuah postingan di TikTok sempat viral menceritakan tentang pengalaman pembeli di Pasar Kedonganan, Jimbaran, Bali. Pembeli tersebut menduga harga ikan di Pasar Kedonganan telah dinaikkan dari harga sebenarnya.

Menanggapi hal itu Bendesa Adat Kedonganan, I Wayan Mertha menjelaskan kronologis singkat dan penjelasan sebenarnya.

Menurutnya saat itu di momen libur Idul Fitri, ada salah satu pengunjung ingin menikmati sea food kemudian membeli di pasar Kedonganan

Namun karena Idul Fitri, suplai ikan di Pasar tersebut menjadi jarang. Begitupun suplai pedagang ikan dari Jawa tidak ada yang datang sehingga terjadilah kelangkaan.

Baca Juga: BREAKING NEWS : KMP Trisila Bakti 2 Bertabrakan Dengan KMP Gerbang Samudera di Selat Bali

Dan yang terjadi saat itu di Pasar Kedonganan, banyak kafe yang tidak mendapat pasokan ikan. Tak pelak harga saat itu pun tidak terkendali.

"Pada saat itu pengunjung tersebut ingin membeli Lobster dan Kepiting hidup kalau harga normal biasanya Rp280 sampai Rp300 ribu per kilo. Namun pada saat itu harga per kilo Rp350 ribu artinya memang karena langka dan permintaan yang tinggi," paparnya saat dikonfirmasi beritabali.com -jaringan suara.com, Jumat (13/5/2022) di Badung.

Karena mahal pengunjung tersebut merasa harga tersebut dinaikkan.

Tapi karena pada saat itu juga kafe-kafe mengalami kelangkaan stok ikan. Jadi, kata dia, berapapun harga pasti dibeli.  

"Jadi hal ini murni transaksi antara pembeli dengan pedagang jadi tidak ada upaya  kesengajaan untuk menaikkan harga, ini memang barang yang langka. Kondisi tersebut biasa bila barang langka pasti harga naik," cetusnya.

Baca Juga: Diduga Depresi Masalah Keluarga, Remaja 19 Tahun di Denpasar Terjebak di Plafon Tetangga

Selanjutnya soal pembeli yang membeli udang panggang di Kafe. Menurut pembeli tersebut udang sebelum dipanggang besar-besar setelah dipanggang menjadi kecil-kecil.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait