Hadist tersebut menjadi bukti bahwa ditetapkannya lailatul qadar setara dengan seribu bulan merupakan fasilitas secara khusus bagi umat Nabi Muhammad apabila ingin mendapatkan banyak pahala.
Karena bagaimanapun, jika dibandingkan dengan usia umat sebelumnya, usia mereka jauh panjang dari umat Nabi Muhammad SAW.