“Dari segi transportasi laut, armada sudah ram check sejak sebulan yang lalu, mudahan semua armada sudah siap,” harapnya.
Faozal mengatakan, di penyeberangan Kayangan – Poto Tano, pada mudik lebaran dilayani oleh 26 kapal dengan kondisi kapal yang prima.
Selasa (19/4) dilakukan pengecekan di lapangan terkait dengan standarisasi layanan CHSE di semua armada penyeberangan.
“Kami dengan KSOP memastikan semua perangkat pelayanan, baik di sisi darat maupun di pelabuhan sudah siap,” ujarnya.
Ia memperkirakan lonjakan penumpang penyeberangan laut di musim mudik tahun ini antara 25-30 persen. Sementara penumpang udara diperkirakan akan meningkat lebih dari 40 persen karena banyak orang yang akan berlibur, mengingat masa cuti bersama yang cukup lama.
“Tadi diperkirakan ada tren mudik menggunakan kendaraan pribadi, maka akan lebih simpel pelayanannya karena mobil langsung menyeberang. Tinggal kita atur di Lombok agar tak terjadi kemacetan di titik titik krusial kita, maka ada pembatasan terhadap truk logistik,” katanya.