Ziarah Makam Loang Baloq Dan Seutas Janji yang Terikat di Pohon Beringin

Selepas melakukan doa, air di dalam ceret kemudian digunakan membasuh muka sambil mengucap hajat yang diniatkan.

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 01 April 2022 | 18:08 WIB
Ziarah Makam Loang Baloq Dan Seutas Janji yang Terikat di Pohon Beringin
Tempat wisata Makam Loang Baloq (suara.com/Dinda Rachmawati)

Ikat sampul yang dilakukan peziarah itu disebut juga sebagai janji akan kembali berziarah nantinya.

Setelah melalui prosesnya, peziarah biasanya makan bersama diberugak kayu yang ada di area sekitar makam. Bekal sudah disiapkan dari rumah masing-masing. Beberapa memilih untuk makan di area taman dekat pantai.

Juru kunci, Sukri, menyebut kalau peziarah biasa berbondong-bondong datang tiap ada acara besar umat Islam.

"Menjelang puasa, setelah lebaran. Setelah lebaran di hari pertama dan kedua biasanya masih. Silaturahmi keluarga dulu kan. Baru itu rame," terangnya.

Di depan makam disediakan kotak untuk pengunjung yang ingin menyumbang. Hal itu nantinya digunakan untuk biaya perawatan dan kebersihan area makam

Dijelaskan juga kalau peziarah mayoritas dari Lombok Barat, Lombok Utara, dan Lombok Tengah

Kontributor: Abdul Goni Ilman Kusuma

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak