Sedangkan pemantauan kondisi Indian Ocean Dipole Mode (IOD) diprediksi Netral.
"IOD negatif hingga April - Juli 2022," katanya.
Puncak musim kemarau 2022 diprediksi terjadi pada Juli - Agustus 2022. Karena itu kementerian/lembaga, pemerintah daerah, institusi terkait dan seluruh masyarakat diharapkan lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau yaitu kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan serta ketersediaan air bersih.
"Pada masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau saat ini pemerintah daerah dapat lebih mengoptimalkan penyimpanan air untuk memenuhi danau, waduk, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan," katanya. (ANTARA)