WN Ukraina dan Rusia di Bali Bawa Pesan Perdamaian Berukuran 980 Meter di Atap Villa

Pokras asal Rusia membuat karya kaligrafi bertajuk World United di atas atap villa milik pengusaha property asal Ukraina, Alex

Eviera Paramita Sandi
Jum'at, 11 Maret 2022 | 07:02 WIB
WN Ukraina dan Rusia di Bali Bawa Pesan Perdamaian Berukuran 980 Meter di Atap Villa
Karya Kaligrafi World United oleh Warga negara asing (WNA) asal Rusia Pokras Lampas di atas atap villa WN Ukraina Alex Stefan. [Suara.comYosef Rian]

SuaraBali.id - Warga negara asing (WNA) asal Rusia bernama Pokras Lampas dan WN Ukraina Alex Stefan yang sama - sama tinggal di Bali malah kompak membawa pesan perdamaian melalui karya kaligrafi berukuran 980 meter.

Pokras asal Rusia membuat karya kaligrafi bertajuk “World United” di atas atap villa milik pengusaha property asal Ukraina, Alex. Selama sekira sebulan lamanya Pokras menyelesaikan proyek perdamaian itu mulai dari diskusi perencanaan pada 7 Januari 2022 hingga finishing goresan kaligrafi lada 6 Maret 2022.

Karya itu bertajuk “World United” dibuat dalam lima bahasa, Rusia, Ukraina, Inggris, Indonesia, dan Tiongkok. Pokras Lampas merupakan pelukis yang dikenal dengan gayanya yang memadukan seni kaligrafi kuno dan seni graffiti yang didapuknya menjadi sebuah aliran baru bernama “kaligrafuturisme”.

Pokras telah menorehkan karyanya di Gedung tertinggi Roma, di kosmodrom Baikonur di tengah Rusia, dan gedung Red October di Moskow, Rusia, termasuk bekerjasama dengan brand ternama seperti Nike, Mercedes-Benz, hingga Lamborghini.

Sebagaimana diungkapkan Pokras dalam sebuah perjumpaan dengan awak media di sebuah hotel kawasan Tibubeneng, Kuta Utara, Badung, Bali, pada Kamis (10/3/2022).

"Saya melukis “Mir Yedin" yang berarti World United atau Dunia Bersatu. Kami membawa pesan persaudaraan di tengah situasi dunia yang sedang tidak menentu, terutama karena adanya ketegangan militer diantara negara Rusia dan Ukraina," kata Pokras.

Melalui Karya Kaligrafi ini, pria Rusia yang memiliki hampir 500 ribu pengikut dan akunnya terverifikasi ingin menunjukkan pesan damai bagi Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky serta masyarakat seluruh dunia.

Bali secara khusus dipilih sebagai lokasi pembuatan karya prestisius ini karena letaknya yang strategis menjadi tempat koneksi berbagai orang dari mancanegara, mulai dari wisatawan, insan kreatif, dan pebisnis. Di tengah pandemi pun pengunjung dari mancanegara tetap berupaya dapat mengunjungi Pulau Bali.

"Saya senang bisa di Bali membuat kaligrafi. Kaligrafi adalah jalur yang bisa mengkoneksi beberapa orang biarkan berbeda agama budaya tetapi dengan ini kita memperlihatkan apa yang mengekspresikan diri kita membawa pesan perdamaian. Dimanapun kita berada, perlu diingat bahwa dunia ini satu meskipun kita berasal dari negara dengan budaya yang berbeda-beda," ungkap dia

Pokras memilih media lukis di atas atap properti Alex Villas di kawasan Canggu Bali karena lokasinya yang strategis sehingga bisa dilihat dari berbagai sisi. Sementara itu, warga Ukraina yang atap villanya digores karya seni oleh Pokras, Alex Stefan mengaku prihatin dengan konflik antara Ukraina dengan Rusia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak