Kebun Raya Bogor, dari Sejarah, Tarif hingga Daya Tariknya

Kebun Raya Bogor adalah salah satu ikon wisata di Kota Hujan. Selain kawasannya yang luas dan asri, Kebun Raya Bogor menyimpan ribuan koleksi tanaman dan bunga yang menawan.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 09 Maret 2022 | 17:58 WIB
Kebun Raya Bogor, dari Sejarah, Tarif hingga Daya Tariknya
Kebun Raya Bogor (kebunraya.id)

SuaraBali.id - Kebun Raya Bogor adalah salah satu ikon wisata di Kota Hujan. Selain kawasannya yang luas dan asri, Kebun Raya Bogor menyimpan ribuan koleksi tanaman dan bunga yang menawan.

Kebun Raya Bogor pu memiliki beberapa taman tematik seperti taman Mexico, museum dan sebagainya. Salah satu museum yakni Museum Zoologi menyimpan berbagai jenis fosil hewan mulai hewan laut, mamalia, hingga bermacam jenis burung ada di sini.

Lalu, bagaimana sebenarnya sejarah Kebun Raya Bogor hingga aktivitas yang bisa dilakukan di area seluas 87 hektare itu? Berikut ulasannya.

1.       Sejarah

Baca Juga:Kebun Raya Cibodas, dari Sejarah Sampai Daya Tariknya

Awalnya, Kebun Raya Bogor adalah sebuah kebun percobaan untuk tanaman perkebunan yang akan diperkenalkan di Hindia Belanda. Namun dalam perkembangannya, Kebun Raya Bogor tumbuh menjadi awal perkembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Kebun raya sekaligus taman ini juga menjadi lokasi forum kegiatan bagi para ilmuwan, khususnya yang bergerak di bidang botani, secara terorganisir mulai 1880 hingga 1905. Setelah itu, beberapa lembaga ilmiah lain pun didirikan, seperti Bibliotheca Bogoriensis (1842), Herbarium Bogoriense (1844), Kebun Raya Cibodas (1860), Laboratorium Treub (1884), serta Museum dan Laboratorium Zoologi (1894).

2.       Aktivitas

Ada beragam aktivitas dan kegiatan menarik yang bisa dilakukan di Kebun Raya Bogor. Berikut ini di antaranya:

- Menikmati Aneka Flora

Baca Juga:Kebun Raya Purwodadi Pasuruan, Tawarkan Wisata Edukasi Seru

Jangan lewatkan koleksi ribuan tanaman bunga dan pohon di Kebum Raya Bogor. Pengunjung bisa mudah mengenali tanaman dan pohon karena pengelola telah memberi label.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak