Konsulat di Bali Antisipasi Dampak Serangan Siber, WN Ukraina Kini Tak Bisa Tarik Uang di ATM

Ia berharap warga Ukraina masih bisa bertahan, dan keadaan bisa normal setelah ditindaklanjuti.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 02 Maret 2022 | 08:03 WIB
Konsulat di Bali Antisipasi Dampak Serangan Siber, WN Ukraina Kini Tak Bisa Tarik Uang di ATM
Puluhan Warga Negara Ukraina menggelar aksi damai menyerukan perdamaian Rusia - Ukraina, di Kantor Konsulat Ukraina di Jalan Gurita, Pegok, Sesetan, Denpasar Selatan, Denpasar, Bali, pada Selasa 1 Maret 2022. [SuaraBali.id/Yosef Rian]

Allisa mengatakan hanya ingin perang Ukraina ini berakhir dan tidak ada lagi perang. Menurutnya, tidak hanya warga Ukraina, ada juga dukungan dari warga Rusia agar tidak ada lagi penyerangan ke Ukraina.

"Who supports this action all my friends everybody who I know everyone against that. We want to stop war in Ukraine in any case," kata Allisa.

Sementara terkait kondisi keluarganya, Allisa mengaku masih bisa saling berkomunikasi dengan keluarganya. Namun tidak mengetahui sepenuhnya seperti apa kondisi untuk kebutuhan hidup di sana dan lainnya.

"Just big stress and just confusion don't know what to do and now we just you see we're doing what we can and we just try," tandasnya. (ANTARA)

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak