Kamar Tidur Wayan Setiasa di Tabanan Hancur Tertimpa Longsor, Kaki Anaknya Tertimbun

Akibat longsor ini juga Kadek Arta Wirawan (30) yang merupakan anak kandung Setiasa, sempat tertimbun material di bagian kaki.

Eviera Paramita Sandi
Selasa, 07 Desember 2021 | 08:49 WIB
Kamar Tidur Wayan Setiasa di Tabanan Hancur Tertimpa Longsor, Kaki Anaknya Tertimbun
Bencana alam longsor terjadi di Kecamatan Pupuan pada Senin (6/12) dini hari sekitar Pukul 04.00 WITA.

SuaraBali.id - Tanah longsor terjadi di kecamatan Pupuan, Tabanan, Bali, Senin (6/12/2021) pada dini hari membuat bangunan kamar tidur milik warga hancur. Rumah tersebut adalah milik I Wayan Setiasa (55) warga Banjar Asah, Desa Bantiran rusak tertimpa material longsor.

Akibat longsor ini juga Kadek Arta Wirawan (30) yang merupakan anak kandung Setiasa, sempat tertimbun material di bagian kaki.

Longsor terjadi dari rumah milik saudara kandung korban Setiasa yang lokasinya berada tepat di atas dengan ketinggian sekitar 7 meter. Seperti diketahui hujan yang mengguyur Tabanan terjadi dengan intensitas tinggi membuat kondisi tanah labil dan pinggiran rumah Nyoman Setiawan (saudara kandung korban) longsor menimpa kamar tidur milik I Wayan Setiasa.

"Anak korban di bagian kakinya tertimbun material longsor beruntung hanya luka memar," terang Kelian Dinas Banjar Asah, I Nengah Arsana seperti diwartakan beritabali.com – Jaringan Suara.com.

Namun akibat kejadian tersebut, kamar korban di bagian belakang hancur. Sementara kondisi senderan yang longsor rumah Nyoman Setiawan masih kokoh sebab bangunan berada jauh dari senderan.

Kondisi bencana alam ini pun sudah dilaporkan kepada aparat Desa Bantiran maupun Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Bantiran. Rencananya Selasa (8/12) akan kerja bhakti melakukan evakuasi material.

“Sekarang tidak bisa lakukan evakuasi karena kondisi masih hujan. Kita akan lakukan besok (hari ini) secara gotong royong,” ujarnya.

Tidak hanya itu, hujan deras disertai angin juga mengguyur wilayah Kecamatan Baturiti dan menyebabkan rumpun bambu longsor dan menutup badan jalan di Banjar Munduk Lumbang, Desa Angseri. Serumpun pohon bambu yang berdiameter 8 meter, perkiraan sebanyak 30 batang pohon bambu yang tumbuh di tebing longsor.

Warga dibantu petugas dari Polsek dan BPBD segera melakukan pembersihan dan tida berselang lama akses jalan kembali bisa dilalui.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini