alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kata Para Pebalap WSBK Soal Aspal Sirkuit Mandalika, Jonathan Rea Sebut Terbaik di Dunia

Eviera Paramita Sandi Senin, 22 November 2021 | 19:20 WIB

Kata Para Pebalap WSBK Soal Aspal Sirkuit Mandalika, Jonathan Rea Sebut Terbaik di Dunia
Race 1 WSBK Mandalika 2021 Ditunda Besok Akibat Cuaca Esktrem. [Laman resmi World Superbike]

Redding tak bisa menyembunyikan perasaannya untuk tidak mengangkat jempol bagi Sirkuit Mandalika

SuaraBali.id - Balapan World Superbike (WSBK) di Sirkuit Mandalika, Lombok, NTB baru saja usai. Para pebalap dunia membagikan kesan pertamanya setelah mengaspal di sirkuit yang baru diresmikan pada 12 Novermber 2021 lalu ini.

Pebalap asal Britania Raya, Scott Redding kagum terhadap kualitas aspal yang dimiliki sirkuit yang memiliki 17 tikungan ini. Meski mengaspal dalam trek basah, cengkraman bannya tak sedikitpun terganggu.

“Awalnya saya berencana balapan konsenvatif saja. Namun seiring dengan grip pada ban yang melekat sempurna, saya pun memberanikan diri untuk menyalip lebih banyak. Tetunya ini harus dicoba khususnya di balapan penghujung musim,” kata pebalap yang membela Aruba.It Racing-Ducati.

Gelaran seri terakhir World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (21/11/2021). [BAY ISMOYO / AFP]
Gelaran seri terakhir World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Minggu (21/11/2021). [BAY ISMOYO / AFP]

Redding tak bisa menyembunyikan perasaannya untuk tidak mengangkat jempol bagi Sirkuit Mandalika. Ia mengatakan bahwa balapan di Mandalika bisa jadi salah satu balapan terbaiknya kala hujan.

“Ini mungkin salah satu pertarungan terbaik yang pernah saya alami di saat hujan. Saya sangat senang melakukannya. Lintasannya memiliki grip yang sangat banyak sehingga tak mudah tergelincir, dan Anda bisa tampil lebih menekan ke yang lain. Benar-benar balapan yang nyaris sama dengan kondisi kering,” tukas pebalap yang meraih podium kedua setelah juara bertahan, Jonathan Rea.

Jarang balapan di kondisi hujan, tentu saja pengalaman di Mandalika bakal sulit terlupakan. Bersaing dengan Jonathan Rea di barisan depan dia tidak menyangka aspal di lintasan memberikan grip yang luar biasa.

Pembalap tim Aruba.it Racing - Ducati WSBK Scott Redding (tengah) berjalan kembali menuju paddock dari grid start jelang balapan kedua (race 2) WSBK seri Indonesia saat hujan deras di Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (21/11/2021). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi
Pembalap tim Aruba.it Racing - Ducati WSBK Scott Redding (tengah) berjalan kembali menuju paddock dari grid start jelang balapan kedua (race 2) WSBK seri Indonesia saat hujan deras di Pertamina Mandalika International Street Circuit di KEK Mandalika, Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (21/11/2021). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

Senada dengan Redding, Jonathan Rea memuji kualitas lintasan Mandalika. Rea yang dijuluki “Raja Mandalika” karena berhasil memenangi balapan 1 dan 2 itu merasa Sirkuit Mandalika menjadi salah satu sirkuit dengan daya cengkeram dalam lintasan basah terbaik di dunia.

"Sejujurnya, ini salah satu sirkuit dengan daya cengkeram terbaik di dunia dalam kondisi lintasan basah," kata Rea seperti dikutip dari GPOne.

Selain itu, mantan pebalap MotoGp yang kini bertarung di WSBK, Alvaro Bautista bersepakat denga napa yang disampaikan Redding dan Rea. Pebalap asal Spanyol itu memuji kerja keras Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang mampu membangun Sirkuit Mandalika dalam waktu singkat untuk menggelar balapan terakhir WSBK 2021.

Aspal sirkuit Mandalika memang di atas rata-rata. Pertandingan yang akan seru di sini,” kata Bautista.

Komentar

Berita Terkait