Sebelumnya, polemik pembebasan atau ganti rugi lahan warga memang masih bergulir. Teranyar, Presiden Joko Widodo meminta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk menyelesaikan pembebasan lahan tersebut.
"Ini katanya ada 48 KK yang masih diam di sirkuit, saya minta Mas Erick menyelesaikannya," ujar Presiden saat setelah meresmikan Pertamina Mandalika International Street Circuit, Jumat (12/11/2021)
Sampai dengan pelaksanaan event Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan WSBK digelar, pembebasan lahan tersebut belum jua selesai. Warga memilih tetap tinggal di rumahnya, kendati balapan sudah dimulai.
Warga yang masih berdiam diri di dalam sirkuit kemudian diberikan sebuah gelang penanda. Gelang tersebut sebagai penanda yang dapat digunakan sebagai akses keluar masuk sirkuit.
Baca Juga:Ke Mandalika, Ridwan Kamil Bagikan Tiket Gratis WSBK Bagi Warga yang Hafal Pancasila
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto mengatakan, personel polisi diterjunkan guna mengamankan seluruh jalannya balapan WSBK sejak 17 hingga 21 November 2021.
Adapun masyarakat yang mendiami sekitar lokasi sirkuit, Artanto menyatakan, polisi mempersilakan mereka tetap menjalankan rutinitas seperti biasa. Dengan catatan, aktivitasnya tidak menganggu jalannya balapan skala internasional ini.
"Bagi warga luar kita akan setop dulu ke Mandalika. Kita akan kasi jalan akses bagi yang punya stiker Mandalika dan tiket dengan keperluan menuju sirkuit," tegasnya.
Kontributor Lombok : Lalu Muhamad Helmi Akbar
Baca Juga:Jonathan Rea Khawatir Kecepatan Toprak Razgatlioglu di Ajang WSBK Mandalika