alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Akses Jalan di Bangli Tertutup Akibat Gempa, Petugas Terpaksa Evakuasi Korban Lewat Danau

Eviera Paramita Sandi Sabtu, 16 Oktober 2021 | 09:29 WIB

Akses Jalan di Bangli Tertutup Akibat Gempa, Petugas Terpaksa Evakuasi Korban Lewat Danau
Kerusakan akibat gempa Bali M 4,8, Sabtu (16/10/2021)

Dilaporkan oleh BPBD Kabupaten Bangli, bahwa jalan menuju lokasi terdampak gempa tertimbun longsor.

SuaraBali.id - Dampak gempa Bali M 4,8 yang terjadi hari ini Sabtu (16/10/2021) terjadi longsor di wilayah Bangli. Longsor terjadi dari bukit Abang yang menutup akses jalan dan menghambat proses evakuasi korban jiwa.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali menginformasikan penanganan darurat masih berlangsung hingga saat ini. Perkembangan informasi pada pukul 07.15 WIB dimana dilaporkan ada 3 korban meninggal dunia di Bangli dan Karangasem serta 7 orang mengalami patah tulang.

Dilaporkan oleh BPBD Kabupaten Bangli, bahwa jalan menuju lokasi terdampak gempa tertimbun longsor. Ada tiga titik longsoran dari Bukit Abang sehingga jalan darat terhambat dan Tim SAR harus menggunakan akses danau untuk proses evakuasi.

Gempa Bali
Gempa Bali

Dampak guncangan di wilayah Kabupaten Bangli, dua warga meninggal meninggal dunia dan telah dievakuasi ke puskesmas setempat. Sedangkan dari BPBD Karangasem, disebutkan bahwa satu warga meninggal dunia dan tujuh warga mengalami luka berat.

Tim Basarnas masih melakukan evakuasi korban dari reruntuhan bangunan. Mereka yang luka-luka telah dievakuasi ke puskesmas terdekat dan RSUD Karangasem.

“Pascagempa M4,8, Pusdalops BNPB terus memantau dan melakukan koordinasi dengan BPBD terdampak untuk mendapatkan informasi terkini,” tulis Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Sabtu (16/10/2021).

Masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa susulan. Di samping itu, warga diharapkan tidak terpancing oleh informasi hoaks, khususnya yang beredar di media sosial.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis gempa M4,8 berpusat pada kedalaman 10 km. Dilihat dari kekuatan gempa yang diukur dengan skala MMI atau Modified Mercalli Intensity, wilayah Denpasar, Karangasem, Lombok Utara berada pada IV MMI, sedangkan Lombok Timur, Lombok Barat, Lombok Tengah dan Mataram III MMI.

Informasi sebelumnya yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB menyebutkan guncangan kuat dirasakan di beberapa wilayah. Menurut keterangan BPBD Kabupaten Bangli, guncangan gempa dirasakan kuat oleh warga selama 5 detik. Masyarakat panik dan berhamburan keluar rumah saat gempa terjadi. 

Guncangan juga dirasakan sedang hingga kuat selama 3 hingga 5 detik di Kabupaten Karangasem, sedangkan guncangan kuat selama 5 detik dirasakan di Kota Denpasar.

Komentar

Berita Terkait