alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sampan Berbelok Arah, Anak Nelayan di Karangasem Ini Teriak Ayahnya Jatuh Dan Hilang

Eviera Paramita Sandi Rabu, 06 Oktober 2021 | 12:07 WIB

Sampan Berbelok Arah, Anak Nelayan di Karangasem Ini Teriak Ayahnya Jatuh Dan Hilang
Upaya pencarian nelayan yang hilang di wilayah Pantai Amed, Karangasem, Bali, Selasa 6 Oktober 2021

Diceritakan bahwa awalnya korban bersama anaknya Kadek Sumitra berangkat melaut sekitar pukul 04.30 WITA di perairan Bunutan, Karangasem.

SuaraBali.id - Seorang nelayan I Wayan Koti Arta (53) asal Banjar Dinas Banyuning, Desa Bunutan, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem, Bali dilaporkan terjatuh dari sampannya dan hingga kini masih dinyatakan hilang. 

Kejadian itu terjadi saat ia melaut bersama anaknya pada Rabu pagi, 6 Oktober 2021.

Kasat Polair Polres Karangasem, AKP. I Gusti Agung Bagus Suteja mengatakan pihaknya kini tengah melakukan upaya pencarian.

"Ya benar, ada laporan nelayan jatuh saat melaut, saat ini tim SAR sedang melakukan upaya pencarian," ujarnya.

Diceritakan bahwa awalnya korban bersama anaknya Kadek Sumitra berangkat melaut sekitar pukul 04.30 WITA di perairan Bunutan, Karangasem.

Namun kemudian sekitar pukul 05.30 WITA mereka tiba di perairan laut lepas untuk menangkap ikan dan selang beberapa saat, salah seorang nelayan bernama Ketut Sulitra yang berada tidak jauh dari lokasi tersebut melihat sampan yang dinaiki korban dan anaknya tiba - tiba berbelok arah serta terdengar suara teriakan dari anak korban memanggil nama ayahnya.

Nelayan tersebut kemudian mendekat dan menanyakan apa yang terjadi, anak korban menjawab bahwa ayahnya terjatuh dari sampan.

Setelah itu, nelayan tersebut sempat berupaya untuk membantu mencari di sekitar lokasi itu hanya saja korban tidak di temukan.

Setelah itu, Sulitra lantas berinisiatif kembali ke darat untuk menyampaikan kepada keluarga korban I Wayan Surantika bahwa korban jatuh dari sampan dan belum ditemukan. Setelah mendapat kabar tersebut, ia kemudian melapor ke Babinkamtibmas Desa setempat dan langsung diteruskan ke pihak terkait sampai akhirnya tim SAR turun melakukan pencarian.

"Kita masih lakukan pencarian, sementara korban belum kami temukan," jelas Bagus Suteja saat dikonfirmasi pada Rabu (6/10/2021) pukul 09.59 WITA.

Komentar

Berita Terkait