Asal Usul Tenis Meja, Sejarah, Peraturan dan Kejuaraan Dunia

Jika sering bermain, tentu Anda paham peraturan tenis meja. Tapi tahukah kalian bagaimana sejarah tenis meja?

Pebriansyah Ariefana
Sabtu, 21 Agustus 2021 | 14:18 WIB
Asal Usul Tenis Meja, Sejarah, Peraturan dan Kejuaraan Dunia
Turnamen tenis meja UT-Tempo kategori junior diikuti oleh anak-anak perwakilan provinsi di seluruh Indonesia merupakan upaya untuk mencetak generasi muda yang aktif. (Suara.com/Firsta Nodia)

Hingga pertengahan 1990-an, lebih dari 165 negara telah bergabung menjadi anggotanya. Di Tanah Air, induk organisasi tenis meja Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia) yang didirikan pada tahun 1958.

Kejuaraan Dunia Tenis Meja

Kejuaraan dunia untuk tenis meja, pertama kali diselenggarakan pada 1926 di London, Inggris. Hongaria menjadi pemenang kompetisi pingpong selama sembilan kali berturut-turut.

Lalu mulai pertengahan 1950, para atlet pingpong dari negara Asia mulai bermunculan. Jepang dan Cina mendominasi gelar juara dalam kompetisi tenis meja tersebut. Seiring berjalannya waktu, tenis meja diperkenalkan sebagai cabang olahraga di Olimpiade 1988, dengan kompetisi tunggal dan ganda putra serta putri.

Baca Juga:Sejarah Tenis Meja Hingga Peraturannya, Perhatikan Biar Makin Mahir

Peraturan Tenis Meja

Mengutip dari laman Pongfit, ada 13 peraturan dalam permainan tenis meja sebagai berikut.

Permainan pingpong dimainkan hingga 11 poin. Pada umumnya nilai terbaik akan diambil tiga dari lima pertandingan terbaik.

Jika poin seri atau deuce dengan nilai poin 10-10, maka pemain diharuskan untuk melakukan servis secara bergantian.

Jika bola telah dilempar dan dipukul, namun pukulan meleset maka poin akan menjadi milik lawan.

Baca Juga:Tiba di Tokyo, Atlet Para Tenis Meja Indonesia Jalani Latihan Ringan

Jika bola memantul dua kali atau lebih di area lawan serta memantul ke samping bahkan menyentuh garis tepi, maka poin akan menjadi milik pemain.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak