facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Fakta Baru Kasus Chat Mesum Petugas Puskesmas Minta Foto Vulgar Peserta Vaksin COVID-19

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 09 Juli 2021 | 08:29 WIB

Fakta Baru Kasus Chat Mesum Petugas Puskesmas Minta Foto Vulgar Peserta Vaksin COVID-19
ILUSTRASI konten mesum. [Antara/Ali Khumaini]

Polisi saat ini masih menggali keterangan, baik dari korban maupun pihak Puskesmas.

SuaraBali.id - Perkembangan kasus chat mesum petugas Puskesmas minta foto vulgar ke peserta vaksinasi COVID-19. Polisi terus menindaklanjuti kasus chatting mesum yang dilakukan orang tidak bertanggung jawab yang mengaku petugas Puskesmas dan meminta foto-foto vulgar kepada korban dengan alasan observasi kesehatan pasca-vaksinasi.

Polisi saat ini masih menggali keterangan, baik dari korban maupun pihak Puskesmas.

Dilansir Solopos.com, KBO Sat Reskrim Polres Boyolali Iptu Wikan Sri Kadiyono mengatakan belum lama ini korban dari kasus tersebut sudah pernah datang ke kantor Polisi. Hanya saja bukan pemeriksaan, tapi sekedar konsultasi.

“Dari penyidik disarankan membawa barang bukti pendukung lainnya. Tapi sampai saat ini belum kembali ke Polres Boyolali untuk membuat laporan. Saat ini kami dari Satreskrim masih melakukan penyelidikan di Puskesmas Teras, mencari siapa yang mengirim chat ke korban,” jelas dia, Kamis kemarin.

Baca Juga: Stok Vaksin di Bandar Lampung Menipis, Vaksinasi COVID-19 bagi Anak dan Ibu Hamil Ditunda

Dia mengatakan melalui aplikasi pesan singkat, pelaku meminta korban mengirimkan foto diri, dengan alasan analisa kesehatan.

Namun foto-foto yang diminta adalah foto-foto vulgar. Saat itu korban belum sempat memenuhi permintaan pelaku. Korban hanya mengirimkan foto lengan bekas vaksinasi.

Dia pun mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menyikapi orang tidak dikenal yang meminta hal-hal aneh melalui pesan singkat dan sebagainya.

Diketahui, seorang warga Boyolali mengaku mendapatkan pesan dari orang tidak dikenal seusai mengikuti program vaksinasi Covid-19 di Kecamatan Teras, 26 Juni lalu.

Pengirim pesan mengaku sebagai petugas Puskesmas Teras. Isi percakapan merekapun sempat diunggah di akun Instagram @info_cegatan_boyolali, Minggu (4/7/2021).

Namun dari pihak Puskesmas Teras mengklarifikasi pengirim pesan tersebut bukan dari pihak Puskesmas maupun petugas Puskesmas Teras.

Kepala Puskesmas Teras, Boyolali, Titik Fauziyati, menjelaskan pada 26 Juni 2021 lalu, ada kegiatan vaksinasi bekerja sama dengan TNI-Polri di Kecamatan Teras. Setelah itu ada salah satu peserta vaksinasi yang menanyakan apakah dari pihak Puskesmas ada pemantauan kesehatan pada peserta setelah vaksinasi.

Baca Juga: Rumah Sakit USU Fasilitasi Suntik Vaksin Covid-19 Untuk 20 Anak Tiap Hari

Peserta tersebut juga meminta mengirimkan foto bagian-bagian tubuh untuk alasan pemeriksaan. Titik pun lalu meminta peserta vaksinasi itu untuk mengirimkan nomor yang menghubunginya itu.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait