alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kisah Hidup I Nengah Tamba, Bupati Jembrana: Diasuh Bibi, Bisnis dari Kecil

RR Ukirsari Manggalani Selasa, 02 Maret 2021 | 16:34 WIB

Kisah Hidup I Nengah Tamba, Bupati Jembrana: Diasuh Bibi, Bisnis dari Kecil
I Nengah Tamba Bupati Jembrana [BeritaBali.com/Istimewa].

Perjalanan hidup Pak Bupati Jembrana ini seru, bisa jadi wacana meraih sukses.

SuaraBali.id - Bupati Jembrana terpilih, I Nengah Tamba yang siap menjabat periode 2021 - 2024 adalah sosok lama di kalangan pemerintahan Provinsi Bali. Duduk sebagai anggota DPRD Bali kurun dua periode, perjalanan hidup beliau bisa menjadi wacana semangat mengarungi dunia dengan segala sisi manis dan pahitnya.

Dikutip dari BeritaBali.co.id, jaringan SuaraBali.id, lelaki ini lahir pada 22 Maret 1964, di Desa Kaliakah, Kecamatan Negara, putra dari I Ketut Muna dan Nengah Denri, Ia menjadi anak yatim saat masih berusia sekitar tiga bulan karena Sang Ayah meninggal.

Mulai usia satu tahun, I Nengah Tamba tinggal bersama bibinya, lantas di usia Sekolah Dasar pernah menjadi penjual es keliling bagi warga di kampung dan sekolahnya.

"Saat menjadi penjual es, ada satu kenangan yang masih melekat dalam ingatan. Yakni, menjadi pembeli es yang dijual sendiri," kenangnya.

Baca Juga: Lewat "Free Covid Corridor", Bali Bersiap Kembali Terima Turis Asing

Pasalnya es yang dijual adalah milik orang lain, bukan dibuat sendiri. Agar tidak rugi, maka ia membeli sendiri agar ada uang setoran pada pemilik es.

Di luar kegiatan menjadi calon pebisnis serius, selain menjajakan es, I Nengah Tamba menjadi pencari batu di sungai untuk dijual saat duduk di bangku Sekolah dasar hingga SMP Budisastra Manistutu, salah satu sekolah swasta yang sudah lama tutup.

Mengapa di usia belia itu ia sudah menyingsingkan lengan?

Pasalnya tidak ingin terlalu membebani bibinya. Apalagi beliau telah berjasa membesarkannya sedari kecil. Uang yang didapat ini bisa digunakan sebagai tambahan uang kebutuhan sekolah secara mandiri.

Hampir lulus SMP, I Nengah Tamba bergaul dengan buruh proyek dari Jakarta yang mengerjakan Jalan Denpasar – Gilimanuk.

Baca Juga: Usulan Tes Rapid Antigen dan Tes Swab Gratis, Ini Tanggapan Provinsi Bali

Para perantau yang tinggal di kos dekat rumahnya sering menceritakan orang-orang sukses di Jakarta. Cerita dari pekerja proyek itu, menjadi motivasi untuk lebih giat lagi bekerja agar kemudian hari menjadi sukses.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait