Apakah Meteor Jatuh di Lampung Ada Hubungannya dengan Ledakan Langit Bali?

Suara dentuman ini lalu dikaitkan dengan meteor jatuh karena beberapa warganet mengaku melihat adanya cahaya jatuh dari langit.

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 29 Januari 2021 | 14:23 WIB
Apakah Meteor Jatuh di Lampung Ada Hubungannya dengan Ledakan Langit Bali?
batu diduga meteor timpa rumah warga di Lampung Tengah [Facebook Mas Pri]

"Bila dibandingkan dengan kejadian di Bone, ada kemiripan sehingga diduga ledakan di Buleleng juga disebabkan adanya meteor besar yang jatuh. Meteor itu menimbulkan gelombang kejut yang terdengar sebagai ledakan," kata astronom yang juga peneliti madya Lapan Rhorom Priyatikanto dalam keterangan tertulis yang diterima Antara, Jakarta, Senin lalu.

penampakan batu yang diduga meteor di Lampung Tengah [YouTube Astomulyo 6]
penampakan batu yang diduga meteor di Lampung Tengah [YouTube Astomulyo 6]

Rhorom menuturkan meteor tersebut diduga memiliki ukuran awal beberapa meter, lebih kecil daripada asteroid Bone.

Menurut Rhorom, meteor yang telah mencapai permukaan Bumi tidak berpotensi bahaya. Benda antariksa itu tidak mengandung unsur radioaktif yang membahayakan, mineral yang terkandung dalam meteor pun tidak berbahaya bagi lingkungan.

Pada 8 Oktober 2009 warga Bone mendengar ledakan disertai getaran kaca-kaca rumah mereka. Warga juga melihat jejak asap di langit. Dugaan Lapan bahwa itu meteor besar akhirnya mendapat bukti dari peneliti NASA yang menggunakan data infrasound.

Baca Juga:Batu Diduga Meteor Jatuh di Lampung Tengah, Saat Dipegang Terasa Hangat

Data infrasound mengindikasikan adanya meteor jatuh yang diperkirakan berdiameter 10 meter. Belakangan diketahui juga seismograf BMKG terdekat merekam getaran 1,9 magnitudo.

Pada 24 Januari 2021 sekitar pukul 11 WITA, sejumlah warga Buleleng di Bali melaporkan adanya jejak cahaya di langit serta suara dentuman yang terdengar cukup jelas.

Sensor gempa di Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Singaraja mendeteksi adanya anomali getaran selama sekitar 20 detik mulai pukul 10.27 WITA.

Warga menunjukkan lokasi jatuhnya batu yang diduga meteor di Dusun 5 Astomulyo, Desa Mulyodadi, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, Jumat (29/1/2021). [Suara.com/Andry Kurniawan]
Warga menunjukkan lokasi jatuhnya batu yang diduga meteor di Dusun 5 Astomulyo, Desa Mulyodadi, Kecamatan Punggur, Lampung Tengah, Jumat (29/1/2021). [Suara.com/Andry Kurniawan]

Getaran tersebut memiliki intensitas sekitar 1,1 magnitudo. Berdasarkan informasi tersebut, memang ada kemungkinan bahwa kejadian tersebut merupakan kejadian benda jatuh antariksa.

Rhorom mengatakan sistem pemantauan orbit.sains.lapan.go.id tidak menunjukkan adanya benda artifisial atau sampah antariksa yang diperkirakan melintas rendah atau jatuh di wilayah Indonesia. Hal itu memperbesar kemungkinan bahwa kejadian yang teramati di Buleleng berkaitan dengan benda alamiah.

Baca Juga:Warga Kaget Atap Rumah Bolong Tertimpa Batu, Diduga Meteor Jatuh

Meteor berukuran besar atau dikenal juga sebagai bolide atau fireball bisa jadi masuk ke atmosfer, terbakar, dan jatuh di dekat Buleleng.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak