alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Apes, 3 Jam Kencan Bareng Pacar Sewaan Malah Berujung Dibui

Husna Rahmayunita | Amertiya Saraswati Selasa, 19 Januari 2021 | 21:18 WIB

Apes, 3 Jam Kencan Bareng Pacar Sewaan Malah Berujung Dibui
Ilustrasi kencan bareng pacar sewaan (Pixabay/juanerasmus85)

Polisi langsung menangkap Chen usai kencan.

SuaraBali.id - Nasib apes menimpa seorang pria yang menggunakan jasa pacar sewaan untuk menyenangkan hidup.

Maksud hari kepengen mesra-mesraan dengan pacar sewaan. pria itu malah berujung dibui. Sebabnya, dia dianggap melanggar peraturan.

Dia nekat mengajak pacar sewaan bercumbu dan berakhir dipolisikan. Insiden itu terjadi pada 2019 lalu.

Menyadur Oddity Central, saat itu, mahasiswa yang bernama Chen tersebut menyewa pacar selama tiga jam dengan biaya 7.200 dolar Taiwan atau Rp 3,6 juta. Ia menyewa sang pacar lewat perusahaan Love Acting-Extra.

Baca Juga: Pantau Google Maps Kekasih, Gadis Ini Malah Temukan Hal Tak Terduga

Bisnis pacar sewaan sendiri bukan hal baru di Taiwan. Namun, perusahaan tersebut juga memiliki aturan dan batasan ketat seputar pacar sewaan.

Pada kontrak yang telah disetujui, Chen hanya diizinkan untuk berpegangan tangan, mengelus rambut, serta memeluk. Namun, Chen dilarang mencium atau menyentuh bagian lain yang dirasa tidak senonoh.

Sayangnya, Chen terbawa suasana saat kencan selama 3 jam tersebut. Ketika berjalan-jalan, Chen mulai mengatakan hal-hal tidak pantas seperti, "Aku akan menculikmu."

Ilustrasi Pacaran (Unsplash)
Ilustrasi Pacaran (Unsplash)

Ulah Chen tidak berhenti sampai di sana. Menurut testimoni pacar sewaan, Chen menyentuh bagian dalam paha hingga mencoba membuka kemejanya. Padahal, hal tersebut dilarang dalam kontrak.

Pacar sewaan Chen pun terpaksa menahan perbuatan tidak senonoh itu karena tidak bisa meminta bantuan. Namun, setelah kencan selesai, ia langsung melapor ke polisi.

Baca Juga: Iseng Buka Peta, Wanita Ini Malah Temukan Bukti Perselingkuhan Pacar

Lantaran melanggar kontrak, polisi pun langsung menangkap Chen. Awalnya, mahasiswa ini lekas mengaku bersalah hingga menulis surat permintaan maaf.

Meski begitu, sikap Chen tetap membuatnya dituntut. Saat itu, hakim menjatuhkan hukuman 6 bulan penjara dan denda 180.000 dolar Taiwan atau Rp 90,3 juta.

Chen sendiri dikabarkan sempat mengajukan keringanan hukuman. Namun ditolak oleh pengadilan.

Kekinian Chen harus mendekam 6 bulan di penjara karena telah memaksa bercumbu dengan pacar sewaan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait