alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kondisi Hujan Deras, Dapur Sebuah Rumah di Gianyar Bali Amblas 3 Meter

RR Ukirsari Manggalani Kamis, 07 Januari 2021 | 20:14 WIB

Kondisi Hujan Deras, Dapur Sebuah Rumah di Gianyar Bali Amblas 3 Meter
Rumah Gusti Nyoman Wisata yang bagian dapurnya mengalami amblas 3 m [BeritaBali/Istimewa].

Lahan yang dijadikan dapur dahulu adalah tanah tegalan miring yang diuruk.

SuaraBali.id - Dua hari lalu, Selasa (5/1/2021), Gusti Nyoman Wisata yang bermukim di sebelah timur objek wisata Goa Gajah, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Gianyar, Bali beranjak dari dapur membawa panci berisi bubur matang untuk dijual di depan rumah.

"Baru beberapa detik, beberapa langkah keluar dari dapur tiba-tiba tempat itu seketika sudah amblas," ia menggambarkan suasana kejadian yang dialami kepada BeritaBali.com, jaringan SuaraBali.id pada Rabu (6/1/2021).

Amblasnya dapur terjadi disertai suara gemuruh yang terdengar tetangga sekitar.

"Saat amblas, kondisi masih hujan deras. Beberapa hari sebelumnya juga hujan, mungkin itu yang membuat tanah labil," jelasnya yang asli Banjar Pekandelan, Desa Bedulu.

Baca Juga: Jembatan Ambrol, Satu Desa di Kabupaten Malang Terisolasi

Pondasi kamar tiga anak korban ikut tergerus, sehingga bangunan dalam posisi menggantung. Karena masih trauma dan khawatir, keluarga yang terdiri dari lima orang ini mengungsi sementara di rumah kerabatnya.

Sebagai catatan, Gusti Nyoman Wisata sekeluarga menetap di lokasi terjadinya dapur amblas itu sejak 15 tahun terakhir. Lahan yang dijadikan dapur, sebelumnya berupa sawah tegalan dalam posisi terasering atau miring.

Lahan itu lantas dipadatkan dengan tanah urukan sebelum dibangun dapur.

"Sejak beberapa hari terakhir, memang sudah ada tanda-tanda. Kadang ada getaran dan retak di lantai. Namun kami tidak menyangka akan amblas sedalam ini," ungkapnya.

Tidak banyak barang yang bisa diselamatkan. Sebab, seisi dapur berikut atapnya sudah rata dengan tanah.

Baca Juga: ASN Gianyar Bali Belum Terima Gaji, Tengah Dilakukan Mapping Sistem SIPD

"Kedalaman sekitar 3 meter. Belum memungkinkan untuk diambil. Masih trauma," tukas Gusti Nyoman Wisata yang belum hilang rasa kagetnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait